LAKALANTAS Maut Angkot vs KA, Kapolrestabes Medan Panggil Bos Angkot terkait Kasus SIM
Di samping itu, dikatakannya perihal apakah akan melakukan tes urine kepada para sopir ke depan kemungkinan akan dilakukan.
5. Farida Ratnawaty, 62 Tahun, Jalan Jendral Ahmad Yani No 20 Medan.
6. Lindawati, 38 tahun, Jalan Gereja Gang Aman Medan Barat Medan.
ISAK Tangis Keluarga Korban Lakalantas Maut Angkot vs KA, Sang Adik Sebut Abangnya Pergi Perbaiki HP
Batara Nasution (38) adalah satu di antara 4 penumpang yang meninggal dunia akibat kecelakaan angkot 123 menabrak portal rel kereta api di Jalan Sekip, Kelurahan Agul, Kecamatan Medan Barat, Sabtu (4/12/2021).
Keluarga Batara akhirnya datang ke Rumah Sakit Royal Prima sekitar 22.30 WIB dengan isak tangis teramat pilu.
Adik kandungnya, Mala mengatakan bahwa Batara adalah anak pertama dari 3 bersaudara. Pekerjaan Barata sehari - hari sebagai seorang satpam di sekitar Cemara.
"Sebelum kecelakaan Abang saya ingin membetulkan handphonenya yang rusak di Jalan Karya karena kerjanya malam hari," katanya kepada Tribun Medan.
Diungkapnya sejak sore tadi sudah mengetahui ada kecelakaan di Jalan Sekip.
Tapi tak disangkanya bahwa abangnya menjadi korban yang meninggal dunia.
Saat dilihat pemberitaan di Facebook terkait peristiwa itu, diakuinya merasa tidak tenang.
Semacam ada yang mengusik di benaknya.
"Aku seperti mimpi mendengar Abang meninggal dunia. Tidak ada firasat apa - apa sebenarnya. Karena dia pun tidak ada sakit," bebernya.
Ada pun keluarga Batara cukup lama diberitahukan sebab tak ada identitas yang dijumpai di lokasi kejadian.
Hal serupa juga dialami korban meninggal dunia lainnya.
Parahnya, warga sekitar melakukan penjarahan barang - barang korban dari peristiwa tersebut.
Beruntung handphone Barata waktu itu didapati pihak kepolisian.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Kapolrestabes-Medan-Kombes-Pol-Riko-Sunarko_Lakalantas-Maut.jpg)