Breaking News:

Kasus Penganiayaan

Gara-gara Seekor Anjing, Seorang Pria Dihajar Hingga Nyaris Tewas, Laporannya Mengendap

Seorang pria di Kabupaten Tapanuli Tengah nyaris tewas dan berlumuran darah dihajar karena seekor anjing milik tetangga

TRIBUN MEDAN/HO
Sohahau Mendrofa (53) jadi korban penganiayaan empat orang sekeluarga setelah melempar anjing. 

TRIBUN-MEDAN.COM,TAPTENG- Sohahau Mendrofa (53), warga Jalan Lingkungan IV, Kelurahan Hutanabolan, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah masih terbaring lemah di rumahnya.

Pada Senin, 29 November 2021 lalu, Sohahau digebuki dan nyaris tewas karena seekor anjing.

Sayangnya, laporan korban di Polsek Pondan masih mengendap dan tidak ditindaklanjuti.

Anak korban, Herman mengatakan, kondisi ayahnya masih belum stabil.

Baca juga: Dua Kepala Lingkungan di Titi Kuning Jadi Korban Penganiayaan, Abdul Hafiz: Saya Dihantam Pakai Batu

Korban masih mengalami pusing, akibat dihantam batu.

"Kalau bapak sampai saat ini masih merasakan sakit di kepala saat duduk. Sampai sekarang belum ada perkembangan soal laporan kami," kata Herman, Senin (13/12/2021).

Herman mengatakan, pelaku penganiayaan terhadap ayahnya masih berkeliaran dan belum ditangkap.

"Kami warga kecil, melapor karena minta keadilan. Tapi sampai saat ini tidak ada kejelasan laporan kami. Jadi kami harus bagaimana. Kami tidak tahu minta keadilan ke siapa lagi," kesalnya.

Kasus yang dialami Sohahau ini bermula saat korban pulang dari warung pada 29 November 2021 lalu.

Saat itu seekor anjing mengejar korban.

Baca juga: Kades Natolutali Heran Lihat Banyak Bekas Luka pada Tubuh Bocah Korban Dugaan Penganiayaan di Toba

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved