Sudah Akhir Tahun, Realisasi PAD Kabupaten Deliserdang tak Capai Target dan Cuma Segini
Pemkab Deliserdang jelang akhir tahun ini tak mencapai target pendapat asli daerah (PAD). Tahun 2021 PAD yang masuk cuma separuh lebih
Penulis: Indra Gunawan | Editor: Array A Argus
TRIBUN-MEDAN.COM,DELISERDANG- Jelang akhir tahun 2021, Kabupaten Deliserdang tak mencapai target Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Untuk tahun 2021, target PAD Kabupaten Deliserdang Rp 1,2 triliun.
Namun, pencapaian atau realisasinya hanya Rp 658 miliar.
Bila dipersentasekan, pencapaian atau realisasi PAD ini hanya berkisar 55,38 persen.
Baca juga: Kota Medan Dipimpin Bobby Nasution, PUD Pasar Langsung Hasilkan PAD 10 Kali Lipat dari Sebelumnya
"Kalau batas waktu penerimaan, ya sampai tanggal 31 Desember. Kalau ada orang yang bayar PBB (Pajak Bumi dan Bangunan), sudah kena denda. Karena sudah jatuh tempo perpanjangan," kata Sekretaris Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Deliserdang, Edi Jamian Senin, (20/12/2021).
Edi mengakui, bila saat ini potensi penerimaan yang besar sudah tidak ada lagi, karena sudah masuk.
Disebutkan Edi, bahwa penerimaan PAD dari PBB Bandara Kualanamu yang paling besar.
Adapun penerimaan itu mencapai Rp 19,2 miliar.
Walaupun masih jauh dari target, namun pencapaian PAD kali ini lumayan baik dibanding tahun lalu.
Baca juga: PAD Kota Medan dari Penerapan e-Parking Meningkat, Begini Penjelasan Bobby Nasution
"Yang besar memang sudah habis, enggak ada lagi. Tahun lalu dapatnya Rp 590 miliar. Adapun Rp 658 miliar itu masih baru pendapatan pokoknya saja. Kalau dihitung sama denda Rp 663 miliar juga dapatnya," kata Edi.
Edi menyebut, dari berbagai sektor penerimaan pada masa pandemi saat ini hanya Pajak BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan) yang realisasi penerimaannya paling bagus atau paling besar.
Untuk sektor ini capaiannya mencapai 92 persen atau Rp 230 miliaran.
Sementara itu untuk pajak restoran dan hotel masih rendah.
"Restoran kan belum semua buka karena pandemi ini. Baru Rp 20 miliar masuk, biasanya sampai Rp 38 miliar juga satu tahun. Begitu juga untuk hotel masih rendah, masih terpuruk," sebut Edi.
Baca juga: Dishub Medan Targetkan Uang Jutaan untuk PAD dari Penerapan E-Parking Per Hari
Anggota Komisi III DPRD Deliserdang, Bayu Sumantri Agung mengaku sudah mengetahui kalau capaian realisasi penerimaan PAD di Kabupaten Deliserdang sangat rendah saat ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/blt-umkm-diperpanjang_raf.jpg)