Breaking News:

Kripto

Keamanan Siber Melaporkan Hacker Menyerang Situs Jual-Beli Kripto dan Mobile Banking Tahun 2022

Digitalisasi berkembang dengan cepat. Para penjahat siber memanfaat kelengahan pengguna untuk meraup keuntungan yang besar. 

Pixabay
ethereum, mata uang kripto 

TRIBUN-MEDAN.com - Digitalisasi berkembang dengan cepat. Para penjahat siber memanfaat kelengahan pengguna untuk meraup keuntungan yang besar. 

Kejahatan siber memang sulit untuk dilacak. Pihak keamanan terus berupaya menangkal serangan-serangan dalam jaringan internet.  

Serangan ransomware mencapai skala yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Mengancam ribuan organisasi di seluruh dunia dan bahkan menyandera infrastruktur penting.

Mereka semakin canggih dalam melakukan serangan siber dengan menargetkan berbagai perusahaan dari berbagai industri.

“Survei terbaru kami menemukan, perusahaan di Asia-Pasifik menjaga keamanan data secara komprehensif sebagai tantangan teratas. Terlebih saat memperluas kemampuan karyawan bekerja dari rumah,” jelas Field Chief Security Officer Palo Alto Networks Asia Pacifik dan Jepang, Ian Lim, dalam keterangannya, awal pekan ini.

Koin Shiba Inu Dipercaya Tumbuh Tahun 2022, Ini 3 Alasan yang Perlu Investor Kripto Ketahui

Kabar Gembira Bagi Investor Kripto, Grup Lippo Bikin Bursa Kripto di Indonesia Bareng Luno

Dalam laporan terbarunya, Palo Alto Networks juga mengungkapkan lima prediksi keamanan siber di tahun 2022.

Pertama, meroketnya mata uang kripto seperti bitcoin.

Saat ini mendorong cara baru penjahat siber dalam melakukan serangan siber di tahun mendatang.

Sifat mata uang kripto yang terdesentralisasi menawarkan anonimitas dan perlindungan identitas penjahat siber.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved