Kesuksesan Awi Coffee Bersumber dari Pelanggan yang Bahagia

Berdiri sejak tahun 1945, sampai di masa sekarang, Awi Coffee memiliki banyak pelanggan yang setia.

Dok. Awi Coffee
Pak Haji Lian, pelanggan sejak 1982 (kiri), Bang Kakun, pelanggan sejak 1992 (kanan) 

Ko Awi memiliki banyak kesan dengan setiap pelanggan yang telah lama bekerjasama dengan Awi Coffee.

Salah satunya adalah Pak Haji Lian yang sudah berlangganan sejak tahun 1982, ia menjual produk dari Awi Coffee di tokonya di Binjai. Dalam 40 tahun sebagai pelanggan dan menjual kopi, beliau sudah menyekolahkan anak-anaknya hingga menyelesaikan ke jenjang perguruan tinggi.

“Ada juga pelanggan lain, namany ko Hadi yang punya cafe di daerah Cemara Asri. Ko Hadi sudah berlangganan sejak kami mulai bermain kopi premium. Waktu itu kami masih menggunakan roaster manual 1 kg dan roasting sangat tidak konsisten. Kadang gosong. Hampir setiap kali beli ko Hadi selalu komplain gosong, asam dll. Haha...tapi walau selalu komplain, ko Hadi selalu beli lagi dan beli lagi. Thank you ko Hadi, a true loyal customer. dan aku belajar banyak dari dia tentang kopi premium,” cerita ko Awi sambil tersenyum.

Banyak pelanggan Awi Coffee yang dahulu masih berskala kecil tetapi dalam 10 tahun sudah berkembang menjadi berskala besar.
“Waktu kecil kami menjaga mereka, waktu besar mereka yang menjaga kami. Mereka yang kemudian menjadi sangat loyal dan menginginkan Awi Coffee menjadi bagian kesuksesan mereka,” kata ko Awi.

Ko Awi menekankan bahwa ada satu prinsip yang dikenal dengan nama rule 20/80 dimana 80 % penjualan dikontribusi oleh 20 % customer.

“Banyak teman-teman bilang ke saya, untuk jangan capek-capek, jaga saja yang 20 %. Tapi kami punya pendapat lain. Semua customer besar dan kecil tetap kami jaga. Servis sama, perlakuan sama baiknya,” pungkas Ko Awi. (uta)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved