Curhat Ortu Ade Sara, Anak Gadis Semata Wayangnya Dibunuh Mantan, Jasadnya Dulu Dibawa Keliling Kota
Bahkan orangtua Ade Sara berhubungan baik dengan keluarga pelaku yang membunuh anaknya yakni Hafitd.
Hafitd dan Assyifa membunuh Ade Sara karena memiliki motif yang berbeda.
Hafitd mengaku sakit hati kepada Sara yang memutuskannya karena alasan perbedaan agama.
Ia semakin geram saat mengetahui Sara kembali berpacaran dengan laki-laki berbeda agama.
Hafitd juga kesal karena Sara enggan bertemu dan berkomunikasi dengannya setelah putus.
Di sisi lain, Assyifa mengaku cemburu lantaran Hafitd masih sering menghubungi mantan pacarnya.
Ia pun takut Hafitd kembali berpacaran dengan Sara.
Pasangan sejoli itu pun menyiksa Ade Sara hingga tewas.
Penyiksaan itu dilakukan di dalam mobil KIA Visto milik Hafitd.
Mereka bergantian menganiaya Sara berupa pemukulan, penyetruman, pencekikan menggunakan tali tas, dan penyumpalan mulut korban dengan tisu dan kertas koran.
Setelah Ade Sara meninggal, Hafitd dan Asyifa tetap menempatkannya di kursi belakang mobil Hafitd.
Mereka berdua membawa jasad itu berkeliling Jakarta dan sekitarnya, hingga kemudian membuang jasad Sara di pinggir tol.
(*/ Tribun-Medan.com)
Artikel ini sudah tayang di Tribunnewsmaker