Musrenbang RKPD
Saat Musrenbang, Usulan Perbaikan Jalan Lingkungan Paling Banyak Masuk
Saat Musrenbang RKPD berlangsung, usulan perbaikan jalan lingkungan paling banyak masuk
TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN - Usulan rehabilitasi jalan lingkungan menjadi yang tertinggi dalam pembahasan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Medan Tahun 2023 di Hotel Santika Dyandra, 23-25 Maret 2022.
Tercatat, ada 6.223 usulan yang disampaikan dalam musrenbang tersebut.
Dari jumlah tersebut, usulan rehabilitasi jalan lingkungan merupakan yang tertinggi dengan jumlah sebanyak 776 usulan.
Hal ini terungkap dalam laporan yang disampaikan Kepala Bappeda Kota Medan Benny Iskandar.
Baca juga: Buka Musrenbang RPJMD, Bobby Nasution Instruksikan OPD Harus Mampu Jabarkan 5 Program Prioritas
Diungkapkannya, 6.223 usulan yang disampaikan itu telah melalui sejumlah proses, mulai konsultasi publik yang dilaksanakan Januari 2022, Musrenbang Kelurahan pada awal Februari, Musrenbang Kecamatan pada akhir Februari dan awal Maret, ditambah Pokok Pikiran DPRD pada Januari-Februari, Forum OPD di bulan Maret, hingga digelarnya Musrenbang RKPD ini.
Dijelaskan Benny, setelah Musrebang RKPD, tahapan penyusunan RKPD 2023 akan dilanjutkan dengan melakukan Verifikasi Renja (Rencana Kerja) yang akan digelar April mendatang.
Kemudian diikuti dengan Review Akhir RKPD/Persiapan perubahan RKPD 2022 (Mei). Selanjutnya, dilakukan Fasilitasi Ke Gubsu (Juni) dan Penetapan RKPD yang akan dilakukan Wali Kota pada Juni mendatang.
Baca juga: 5 Kali Diajukan Dalam Musrenbang, Jalan Suasa Tengah Pasar IV Tak Kunjung Diperbaiki
Benny mengatakan ada sebanyak 6.223 usulan, 2.349 usulan diantaranya diterima Bappeda menggunakan dana kelurahan, 888 usulan (nondana kelurahan), 57 usulan ditolak Bappeda (dana kelurahan), 767 usulan kelurahan (non dana kelurahan) diterima kecamatan, 121 usulan kelurahan (non dana kelurahan) ditolak kecamatan, 325 usulan tambahan dari kecamatan, 1.039 usulan diterima OPD dan 55 usulan ditolak OPD.
Diungkapkan Benny, usulan berdasarkan rumpun, sebanyak 665 usulan dari bidang ekonomi dan SDA, 4.499 usulan dari bidang infrastruktur dan kewilayahan, 1.059 usulan dari bidang sosial dan budaya serta pemerintahan dan pembangunan.
Sementara itu, Benny juga menyampaikan ada 10 usulan tertinggi di musrenbang, diantaranya rehabilitasi jalan lingkungan sebanyak 776 usulan, pembetonan jalan 620 usulan, pembangunan saluran drainase lingkungan (saluran Tipe A1) sebanyak 520 usulan, rehabilitasi saluran drainase 424 usulan dan pengaspalan jalan 407 usulan.
Baca juga: Hadiri Musrenbang Sumut, Pemkab Langkat Siap Susun Rencana Pembangunan 2022
Selain itu ada pelatihan ketrampilan pemberdayaan masyarakat 369 usulan, rehabilitasi saluran drainase lingkungan 284 usulan, pemasangan lampu penerangan jalan 211 usulan, sosialisasi pemberdayaan masyarakat 165 usulan serta rehabilitasi saluran drainase perkotaan 137 usulan.
Lanjut Benny, adanya Pokok Pikiran (Pokir DPRD), usulan yang diterima sebanyak 1.363 usulan.
Dari jumlah itu, Benny menyebutkan ada sebanyak 737 usulan telah diteruskan ke forum OPD, artinya belum diverifikasi OPD.
Kemudian, 267 usulan telah diteruskan ke Musrenbang Kota.
"267 usulan ini sudah diverifikasi OPD, tapi belum diverifikasi Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Bappeda," ungkap Benny, Kamis (24/3/2022).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Musrenbang-Medan-2022.jpg)