PSMS MEDAN
SOSOK Ponirin Meka, Pernah Bawa PSMS Medan Jadi Juara Lewat Adu Penalti
Apa lagi, ia juga masih sempat komunikasi via telefon dengan almarhum, Minggu (10/4/2022), sekitar pukul 09.00 WIB.
TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN-Kabar duka kembali menyelimuti skena sepakbola Tanah Air, khususnya Kota Medan. Satu di antara legenda Timnas dan PSMS Medan, Ponirin Meka, dikabarkan meninggal dunia.
Informasi duka yang didapat Tribun Medan, terkonfirmasi benar dari pengamat sepakbola Sumut, Indra Efendi Rangkuti.
"Ya kabar duka datang dari Bang Ponirin Meka, beliau meninggal dunia hari ini pukul 16.30 WIB tadi," ujarnya kepada Tribun Medan, Minggu (10/4/2022).
Baca juga: Innalillahi, Legenda Kiper Timnas dan PSMS Medan Ponirin Meka Meninggal Dunia
Sambung Indra, ia sempat tak percaya dengan kabar duka yang didapatnya dari istri sang legenda.
Pasalnya, Sabtu (9/4/2022) ia masih sempat video call dengan sang legenda yang sedang terbaring sakit.
"Kebetulan kemarin ada buka puasa bersama mantan-mantan pemain PSMS. Saya tersentak, makanya saya sambungkan via video call dengan mantan-mantan yang lain," ucapnya.
Lanjut Indra, dalam sambungan video call itu, para mantan pemain PSMS dan almarhum Ponirin Meka, larut dalam keceriaan nostalgia.
Bahkan, almarhum sempat menitiskan air mata karena dapat bertegur sapa dengan sesama mantan pemain PSMS Medan.
"Semalam masih ketawa-ketawa saat saya video call dengan mantan pemain PSMS yang lain. Almarhum juga sempat nangis pas saya video call itu," ucapnya.
Sementara itu, bekas kapten dan juga Legenda PSMS Medan, Sunardi B menuturkan ia cukup kehilangan.
Baca juga: JAYA HARTONO Disebut Ronny Tanuwijaya yang Cocok Urus PSMS Medan: Saya Siap!
Apa lagi, ia juga masih sempat komunikasi via telefon dengan almarhum, Minggu (10/4/2022), sekitar pukul 09.00 WIB.
"Saya sempat telfonan paginya. Kebetulan yang pertama mengangkat istri beliau. Lalu diteruskan ke almarhum. Beliau bilang masih mau istirahat di rumah sebelum operasi pasang ring," ujarnya.
Dijelaskan Sunardi B, almarhum merupakan sosok yang mempunyai pribadi keras.
Maksudnya, dalam setiap mengambil keputusan, almarhum selalu memikirkan dengan matang.
"Beliau itu orang baik. Orangnya keras, tega, dan disiplin tinggi. Engga ada kompromi sama beliau itu," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Kegembiraan-Ponirin-Meka-tengah-usai-mengantarkan-PSMS-Medan-juara-Perserikatan-1983-silam.jpg)