Kampung Nelayan Terbakar

Kampung Nelayan Ludes Terbakar, Polisi Lakukan Olah TKP Cari Tahu Penyebab Kebakaran

Petugas Polsek Sei Kepayang saat ini masih melakukan penyelidikan terkait insiden kebakaran di Kampung Nelayan di Desa Sei Apung Jaya

TRIBUN MEDAN/ALIF ALQADRI
Permukiman padat penduduk di Kampung Nelayan Dusun I, Desa Sei Apung Jaya, Kecamatan Tanjungbalai, Kabupaten Asahan ludes terbakar, Minggu (17/4/2022) 

TRIBUN-MEDAN.COM,ASAHAN - Petugas Polsek Sei Kepayang saat ini tengah melakukan penyelidikan terkait insiden kebakaran Kampung Nelayan di Dusun II, Desa Sei Apung Jaya, Kecamatan Tanjungbalai, Kabupaten Asahan.

Untuk saat ini, polisi belum bisa menentukan apa penyebab pasti kebakaran.

Namun, Kapolsek Sei Kepayang, AKP Sabran menduga bahwa penyebab kebakaran ini akibat korsleting listring.

"Dugaan sementara korsleting listrik," kata Sabran, Minggu (17/4/2022).

Baca juga: BREAKING NEWS Kampung Nelayan di Kabupaten Asahan Ludes Terbakar, Hanya Menyisakan Seng

Permukiman padat penduduk Kampung Nelayan di Desa Sei Apung Jaya, Kecamatan Tanjungbalai, Kabupaten Asahan terbakar, Minggu (17/4/2022)
Permukiman padat penduduk Kampung Nelayan di Desa Sei Apung Jaya, Kecamatan Tanjungbalai, Kabupaten Asahan terbakar, Minggu (17/4/2022) (TRIBUN MEDAN/ALIF ALQADRI)

Meski menyebut kebakaran akibat korsleting listrik, tapi Sabran tak menjelaskan dari rumah yang mana api pertama kali muncul.

Sabran cuma bilang, bahwa saat ini petugas masih berada di lokasi melakukan penyelidikan.

Mengenai api, sudah berhasil dijinakkan.

"Sekarang sudah padam (apinya)," kata Sabran.

Disinggung lebih lanjut mengenai jumlah rumah yang terbakar, Sabran mengatakan bahwa informasi sementara ada 50 rumah yang ludes.

Baca juga: Kecewa Pengerjaannya Tak Kunjung Dilanjutkan, Warga Kampung Nelayan Indah Timbun Tanggul Sendiri

Namun demikian, dia dan anggotanya masih melakukan pendataan lebih lanjut.

Besar kemungkinan, jumlahnya bisa saja bertambah, mengingat permukiman yang terbakar ini sangat padat dan sesak.

Pascakebakaran, tampak asap mengepul di sekitar lokasi.

Puing-puing seng dan tumpukan kayu yang terbakar tergeletak begitu saja di lokasi.

Para pemilik rumah tak bisa berbuat banyak.

Sebagian lainnya cuma termenung melihat rumahnya terbakar.

Baca juga: PEDAGANG Pasar Berastagi Keluhkan Tak Dapat Kepastian soal Lapak Berjualan sejak Kebakaran

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved