TRIBUNWIKI
5 Masjid di Medan Ini Ternyata Sudah Berumur Satu Abad, Ada yang Pernah di Bom Inggris
Namun ternyata, ada beberapa masjid yang juga merupakan peninggalan bersejarah. Beberapa masjid tersebut memiliki sejarah panjang.
Penulis: Anugrah Nasution | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, Medan - Kota Medan juga dikenal sebagai kota yang memiliki cukup banyak bangunan bersejarah.
Mulai dari bangunan bersejarah peninggalan Kerajaan Melayu, hingga bangunan bersejarah milik saudagar pertama di Medan.
Namun ternyata, ada beberapa masjid yang juga merupakan peninggalan bersejarah.
Bahkan, beberapa masjid tersebut memiliki sejarah panjang dan telah berusia lebih dari 100 tahun.
Baca juga: MENGAPA di Masjid Ini Dilarang Salat Jumat? Sosiolog: Setiap Kelompok Harus Saling Menghargai
Berikut ini beberapa masjid yang ada di Medan yang telah berusia lebih dari 100 tahun atau satu abad :
1. Masjid Al Osmani
Nama Masjid Al Osmani diambil dari nama seorang raja di Kesultanan Deli yakni Osaman Perkasa Alam.
Masjid ini dibangun pada tahun 1854 yang terletak di pesisir Kota Medan atau tepatnya di jalan KL Yos Sudarso, Kecamatan Medan Labuhan, Medan.
Dari catatan sejarah, Kesultanan Deli memang banyak membangun masjid di daerah yang dipimpin para rajanya.
Bangunan berwarna kuning mencolok menjadikan ciri khas bangunan Melayu.
Namun dahulunya dibangun oleh seorang arsitektur keturunan Jerman.
Bangunan masjid sendiri dibangun dengan menggabungkan beberapa budaya seperti Eropa, Melayu, Tiongkok, India dan Timur Tengah.
Pada tahun 1870 atau dimasa kepemimpinan Sultan Mahmud, bangunan masjid beberapa kali direnovasi.
Ukuran masjid diperluas tanpa merubah bentuk arsitektur aslinya.
Hingga saat ini, bangunan masjid tetap kokoh. Masjid Al Osamani kini telah berusia lebih kurang 137 tahun.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/masjidperjuangan-45.jpg)