Piala Dunia 2022
Negara Ini Liburkan Sekolah 40 Hari Selama Piala Dunia Mulai November, Stadion Bisa Bongkar Pasang
Tuan Rumah Piala Dunia 2022, Qatar Banggakan Stadion Bongkar-Pasang untuk Piala Dunia 2022, Apa Istimewanya?
Piala Dunia 2022 telah diundur selama lima bulan untuk menghindari sengatan musim panas. Namun Qatar masih diperkirakan akan menggunakan AC bertenaga bahan bakar fosil di stadion terbuka pada November dan Desember tahun depan. Ini pula yang mereka lakukan di pusat perbelanjaan luar ruangan, pasar, dan di sepanjang trotoar yang sibuk.
Mengapa tidak gunakan stadion yang ada?
Sommer percaya pada saat isu perubahan iklim menjadi perhatian utama, masih terus ada desakan bagi negara-negara tuan rumah untuk membangun struktur bangunan baru yang megah untuk acara besar seperti Piala Dunia dan Olimpiade.
"Pertama saya akan mengajukan pertanyaan, apakah benar-benar perlu membangun stadion hanya untuk satu tujuan," kata Sommer.
"Jadi mereka berencana untuk membongkarnya nanti… Tapi tidak bisakah pertandingan ini dimainkan di stadion yang sudah ada? Membangun stadion baru hanya untuk acara ini dan sudah merencanakan itu tidak akan digunakan lagi, karena Anda tidak membutuhkannya lagi, ya, itu bukan hal yang benar-benar berkelanjutan."
Namun insinyur asal Qatar, Bodour Al-Meer, menegaskan bahwa saat ini negaranya berada di jalur menuju keberlanjutan. "Kami memiliki rencana peninggalan (legacy) yang terperinci untuk setiap gedung baru yang kami bangun, termasuk stadion-stadion kami," ujar Bodour Al-Meer.
"Saya pikir strategi legacy bagi negara tuan rumah acara-acara besar akan menjadi lebih penting di masa depan sebagai dampak dari Qatar 2022," sambungnya.
Baca juga: Negara Kecil yang Berpenduduk Kurang dari 3 Juta Jiwa Ini Makin Kaya karena Perang Rusia-Ukraina
(*/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Stadion-Piala-Dunia-2022.jpg)