Truk Terjun ke Jurang

Truk Pengangkut Kayu Terjun ke Jurang di Sibaganding, Sopir Tewas Terjepit Bangku Kemudi

Kecelakaan tunggal di Sibaganding, Kabupaten Simalungun menyebabkan sopir truk pengangkut kayu tewas terjepit bangku kemudi

Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN
Truk bermuatan kayu terjun ke jurang di Sibaganding, Kabupaten Simalungun, Kamis (28/7/2022). Dalam insiden ini, sopir truk meninggal dunia. 

TRIBUN-MEDAN.COM,SIMALUNGUN – Kecelakaan tunggal di Sibaganding, Kabupaten Simalungun menyebabkan satu truk terjun ke jurang, Kamis (28/7/2022).

Dalam peristiwa ini, sopir truk tewas terjepit bangku kemudi.

Menurut laporan yang diterima Tribun-medan.com, adapun sopir yang tewas terkepit bangku kemudi bernama Muhammad Syafii (44), warga Perintis IX, Balimbingan, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun.

Baca juga: Sopir Odong-odong Kecelakaan Maut dengan Kereta Api di Serang Ditetapkan Jadi Tersangka

Dari keterangan Komandan Regu Tim SAR Parapat, Herlan, kejadian nahas ini berlangsung sekira pukul 03.00 WIB.

Pihak Tim SAR baru mendapat informasi sekira pukul 05.00 WIB.

"Begitu mendapat laporan, kami langsung bergegas ke lokasi," kata Herlan, Kamis siang.

Ia mengatakan, setibanya di lokasi, dirinya melihat bahwa truk pengangkut kayu yang terjun ke jurang itu sudah dalam keadaan ringsek.

Baca juga: Terjadi Kecelakaan Beruntun 3 Truk dan 1 Sepeda Motor di Asahan, Berikut Penjelasan dari POLISI

Sopir truk yang ada di kemudi terjepit dan akhirnya meninggal dunia.

"Kedalaman jurang berkisar lima meter," kata Herlan.

Ia menambahkan, bahwa saat evakuasi berlangsung, Tim SAR Parapat sempat mendapat kesulitan.

Menurut Herlan, kondisi jurang yang curam membuat Tim SAR harus ekstra hati-hati.

Baca juga: Terjadi Kecelakaan Beruntun di Jalinsum Asahan, Libatkan Empat Kendaraan, Tiga Truk dan Satu Motor

Namun begitu, setelah hampir tiga jam berjibaku dibantu aparat TNI dan polisi, jenazah sopir truk akhirnya bisa dievakuasi.

Terkait kecelakaan ini, belum ada penjelasan lebih lanjut dari aparat kepolisian setempat.

Apakah kecelakaan karena kelalaian sopir, atau karena faktor lain.(tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved