Keluarga Ferdy Sambo di Sulsel

Beredar Permohonan Maaf Keluarga Ferdy Sambo dari Sulawesi Selatan, Ibunda Mengurung Diri

Isi surat permohonan maaf dari ibunda Ferdy Sambo viral di media sosial. Ferdy Sambo memang sudah ditahan di Mako Brimob sebagai tersangka pembunuhan

Tayang:
twitter
Irjen Pol Ferdy Sambo dan Istri, Ny. Putri Ferdy Sambo 

TRIBUN-MEDAN.com - Isi surat permohonan maaf dari ibunda Ferdy Sambo viral di media sosial. Ferdy Sambo memang sudah ditahan di Mako Brimob sebagai tersangka pembunuhan berencana. 

Ia sebagai otak pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat pada 8 Juli 2022 di rumah dinasnya di Kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan.  

Sebuah surat permintaan maaf dari orangtua Ferdy Sambo di Sulawesi Selatan pun viral di media sosial, Sabtu (13/8/2022). 

Dalam surat itu dijelaskan kondisi terkini ibunda dari Ferdy Sambo atau mertua dari Putri Candrawathi. 

Ibunda Ferdy Sambo syok membaca setiap pemberitaan tentang anaknya sebagai otak pembunuhan Brigadir Yosua. 

Keluarga Irjen Ferdy Sambo di Sulawesi Selatan meminta agar informasi di media sosial tak dibesar-besarkan dan tak menghakimi.

Irjen Ferdy Sambo lahir di Barru, Sulawesi Selatan, 19 Februari 1973, namun dia berdarah Toraja.

Dalam pesan yang beredar disebutkan jika ibu kandung Irjen Ferdy Sambo berdarah Luwu atau wija to Luwu.

Toraja dan Luwu merupakan daerah bertetangga di Sulawesi Selatan.

Beriku isi pesan yang beredar melalui WhatsApp:

"_Ass.Al.Wr.Wb & Salam sejahtera buat kita semua_.

Tabe' kpd segenap Kapoloku yg kami hormati & muliakan di grup ini, ijinkan mewakili keluarga menyampaikan bbrp hal sehubungan dengan masalah yg dialami FS (ponakan):

1. Sbg manusia biasa yg tdk luput dari kesalahan & khilaf, maka mewakili FS & kel. *mohon dimaafkan* apabila ada di antara kita yg merasa dirugikan atau dikorbankan atau apapun atas kejadian ini.

2. Sbg info yg meragukan kadar *FS sbg Bija To Luwu*, maka perlu saya sampaikan bhw: *Ibunya FS (Bidan Rida Sampetondok) adalah asli WTL dari rahim KaTomakaka an Siteba' & Bure*, berdomisili di Komp. Keuangan Panaikang.

3. Perlu kami sampaikan bhw: Org tuanya (ibunya) sngt terpukul & bahkan mengurung diri dlm kamar dg kejadian ini. Demikian pun yg dialami anak2;nya FS, sngt terpukul dg kejadian ini yg hampir setiap saat dimunculkan di media, shg mrk tdk berani lg bertemu org & mgkin menarik diri dari kegiatan sekolahnya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved