Medan Terkini
KASAT Narkoba AKP Edi Nurdin Massa Ditangkap Bareskrim Polri, Ada Barbut 101 Gram Sabusabu
Kasat Narkoba AKP Edi Nurdin Massa ditangkap dengan dugaan turut terlibat dalam peredaran gelap narkoba. Ditemukan barang bukti ini.
Dikutip dari Kompas.com, peran Kasat Narkoba Polres Karawang yang ditangkap diduga pernah ikut mengantar ekstasi ke salah satu tempat hiburan malam di Bandung.
"Sementara ini hasil pengembangan kasus yang di Bandung dari keterangan salah satu tersangka, (Edi) pernah ikut mengantar ekstasi ke salah satu THM," ujar Kasubdit III Dittipidnarkoba Bareskrim Kombes Totok Tribowo, Selasa (16/8/2022) dikutip dari Kompas.com.
Berdasarkan keterangan salah satu tersangka, Totok mengatakan bahwa Bareskrim langsung melakukan penyelidikan.
Barang bukti berupa sabu-sabu dari AKP Edi, menurut Totok pihaknya masih akan kembangkan asal dan peruntukannya.
"Dan beberapa alat bukti lain. Untuk sabu masih kita kembangkan asal dan peruntukannya," ujar dia.
Terkait keterlibatan AKP Edi dalam sebuah jaringan peredaran narkoba, Totok menjelaskan bahwa pihaknya sedang mendalaminya.
SOSOK Edi Nurdin Massa
Pria kelahiran tahun 1976 di Palopo, Sulawesi Selatan ini merupakan anak dari seorang sipir.
Dia adalah anak keenam dari tujuh bersaudara, almarhum ayahnya seorang petugas kebersihan dan ibunya seorang ibu rumah tangga.
Mengikuti jejak ayahnya di dunia keamanan, Edi bercita-cita menjadi polisi sejak kecil.
Untuk itu, orang tuanya selalu mengingatkan Edi untuk tidak menyerah dengan keadaan. Ia bergabung dengan Patroli Keamanan Sekolah (PKS) sejak duduk di bangku sekolah dasar.Edi juga kabarnya memiliki hobi beladiri karate dan membuat puisi.
Ia menikahi seorang polwan dan kini memiliki tiga orang anak.
"Orang tua selalu mengajarkan agar kita anak-anaknya untuk terus berjuang. Karena kita bukan orang yang mampu."
"Sejak kecil hidup saya sudah diwarnai olahraga dan seni. Terutama karate dan puisi," kata Edi dikutip dari TribunJabar.id.
Edi, yang saat itu menjadi anggota polisi di Direktorat Narkoba Polda Jawa Barat, mengambil alih tugas pimpinannya.
Dia diminta untuk menangkap seorang pengedar narkoba dan jaringannya di sebuah klub malam.