Breaking News:

Deli Serdang Terkini

KASUS Uang Rp 106 Juta Raib di Mobil, Bendahara: Kenapa Rupanya kalau Kami Masuk Kantor Dua-dua

Reaksi Bendahara Desa sat ditanya kenapa ia dan kades meninggalkan uang ratusan juta di mobil.

Penulis: Indra Gunawan | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/INDRA GUNAWAN
Kades Medan Sinembah Jasri dan Bendahara Desa, Husein ketika ditemui di lokasi kejadian, Selasa (6/9/2022). 

TRIBUN-MEDAN.com, LUBUKPAKAM - Bendahara Desa Medan Sinembah Kecamatan Tanjung Morawa, Husein sedikit emosi ketika diwawancarai awak media dan disinggung mengapa ia dan Kadesnya, Jasri meninggalkan uang Rp 106 juta di dalam mobil lalu masuk ke dalam kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPKA) Pemkab Deli Serdang berdua, Selasa, (6/9/2022).

Karena kelalain mereka itu uang sebesar Rp 106 juta itu pun raib dengan modus pecah kaca oleh pelaku.

"Kenapa rupanya (kalau) masuk dua-dua. Jangan tanya macam-macam dululah. Yang perlu abang (wartawan) lakukan itu bantu ini (supaya bisa diungkap)," ucap Husein.

Mobil Toyota Vios yang terparkir di depan kantor BPKA Deliserdang, kacanya dirusak pelaku pencurian hingga uang sebesar Rp 106 juta hilang dibawa kabur, Selasa (6/9/2022).
Mobil Toyota Vios yang terparkir di depan kantor BPKA Deliserdang, kacanya dirusak pelaku pencurian hingga uang sebesar Rp 106 juta hilang dibawa kabur, Selasa (6/9/2022). (Tribun Medan/Indra Gunawan)

Baca juga: KABARESKRIM Polri Komjen Agus Andrianto Angkat Bicara soal Perselingkuhan Kuat Maruf dan PC

Kades Jasri menyebut ia masuk bersama Husein ke dalam kantor BPKA karena ada yang mau ditandatangani.

Ia mengatakan sebelumnya ia baru saja mengambil uang dari Bank Sumut.

Uang adalah Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang akan disalurkan pada warganya.

"Rencananya besok mau dibagikan sama masyarakat. Yang tahap III ini uangnya. Untuk 120-an masyarakat yang nerima," kata Jasri.

Pihak Polresta Deli Serdang langsung melakukan penyelidikan di lokasi begitu mendapat laporan dari keduanya.

Begitu tiba di lokasi mereka pun menginterogasi.

Di hadapan petugas, mereka menyebut tidak mengetahui kalau saat itu ada orang yang membuntuti dari belakang.

Baca juga: DISHUB Sumut Imbau Perusahaan Transportasi Tidak Naikkan Tarif setelah Harga BBM Naik, Ini Alasannya

"Nggak ada. Kita parkir di sini (TKP) karena mikirnya sebentar ajanya masuk ke dalam kantor (BPKA). Ada yang mau ditandatangani soalnya," kata Jasri.

(dra/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved