Breaking News:

Langkat Terkini

ANGGOTA DPRD Langkat yang Ditahan di Polres Langkat Dibebaskan, Ini Alasannya

Kader sekaligus anggota DPRD Kabupaten Langkat Fraksi Partai Nasdem Zulihartono telah dibebaskan Polres Langkat Kamis (8/9/2022) malam.

TRIBUN MEDAN/RECHTIN RITONGA
Pengurus DPW Nasdem Sumut dan beberapa anggota Fraksi Nasdem DPRD Langkat saat temu pers di kantor DPW Nasdem Sumut, Jalan HM Yamin, Kamis (8/9/2022). 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Kader sekaligus anggota DPRD Kabupaten Langkat Fraksi Partai Nasdem Zulihartono telah dibebaskan Polres Langkat Kamis (8/9/2022) malam.

Hal ini disampaikan Ketua DPW Partai Nasdem Sumatera Utara Iskandar ST ketika dihubungi via telepon Sabtu (10/9/2022) siang.

"Ya, kader kita sudah dibebaskan dan saat ini sudah berkumpul dengan keluarganya dan menjalani aktifitas anggota dewan seperti biasanya," jelas Iskandar.

Baca juga: PROMO Weekend Indogrosir 10-11 September 2022 Minyak Goreng hanya Rp 28.900

Dibebaskannya Zulihartono menurut Iskandar merupakan komitmen Partai Nasdem melindungi kadernya dari upaya dugaan kriminalisasi yang dilakukan Polres Langkat.

"Kita harapkan anggota DPRD Partai Nasdem tetap konsisten menjalankan tugas dan fungsinya sebagai anggota DPRD yaitu menyerap aspirasi masyarakat dan memperjuangkannya," tegasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya DPW Partai Nasdem Sumut menyesalkan Polres Langkat karena diduga kuat melakukan kriminalisasi terhadap Zulihartono dengan melakukan penangkapan dengan sangkaan penghasutan pasal 160 KUHP.

Baca juga: GUBERNUR Edy Rahmayadi Disebut Kekanak-kanakan karena Bilang Dibully Golkar, Ini Kata Pengamat

Menurut Sekretaris Partai Nasdem Sumatera Utara Syarwani didampingi Wakil Ketua Bidang Advokasi dan Hukum Suryadi Bahar pihaknya telah melaporkan Polres Langkat ke Kapolri dan Kadiv Propam dengan dugaan penyalahgunaan wewenang dan melakukan kriminalisasi karena menangkap kader mereka yang sedang menyerap aspirasi masyarakat di desa Pasiran Kecamatan Gebang Kabupaten Langkat yang bermasalah dengan PT Rapala.

"Anggota DPRD Partai Nasdem memiliki imunitas karena sedang melaksanakan tugasnya yang dilindungi undang undang", tegas Syarwani.

Ketua DPW Partai Nasdem Iskandar juga meminta agar kepolisian segera mengeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) terhadap kasus yang menimpa kadernya.

(cr14/tribun-medan.com)

 

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved