Update Kasus Pembunuhan Brigadir J
KETERANGAN Beda Bripka RR dari Skenario Sambo, Siap Berhadapan dengan Sambo di Sidang
Bripka RR balik arah tak lagi ikut skenario buatan Mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo. Bripka RR
Ia juga menyebut, Bripka RR hanya disuruh oleh Ferdy Sambo.
Ketika mengetahui rencana pembunuhan terhadap Brigadir J, kata Erman, Bripka RR kaget.
Karena itu, Erman pun menilai Bripka RR seharusnya tidak ditetapkan sebagai tersangka, melainkan hanya sebatas saksi.
Lantaran, Bripka RR tidak punya niat jahat atau mens rea.
“Kalau menurut saya, sebenarnya klien saya pantasnya sebagai seorang saksi,” ucapnya.
“Dia kan belum sampai sejauh itu, ini dadakan. Dipanggil lagi Richard, mana ada waktu sementara dia juga goncang juga."
"Dan juga berpikir, 'tidak mungkinlah pasti diklarifikasi dulu (ke Joshua)’,” tuturnya.
4. Belum ajukan sebagai justice collaborator
Kendati sudah mencabut keterangannya terkait kasus Brigadir J dan memberi pengakuan, Bripka RR belum mengajukan diri sebagai justice collaborator.
Erman Umar mengungkapkan, Bripka RR baru akan mengajukan sebagai justice collaborator jika mendapat ancaman.
"Menurut RR melihat perkembangan jika terhadapnya ada intervensi atau ancaman dalam proses pemeriksaan perkara selanjutnya," katanya saat dihubungi Tribunnews.com, Jumat (9/9/2022).
5. Siap bertemu Ferdy Sambo di sidang offline
Mengaku tak bersalah, Bripka RR siap menghadapi sidang offline bertemu dengan Irjen Ferdy Sambo.
Erman Umar menyatakan bahwa kliennya merupakan korban dari keadaan.
Sebaliknya, Bripka RR tak pernah ikut dalam perencanaan pembunuhan Brigadir J.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Bripka-RR-Buka-Suara-Soal-Uang-500-Juta.jpg)