Update Kasus Pembunuhan Brigadir J
KETERANGAN Beda Bripka RR dari Skenario Sambo, Siap Berhadapan dengan Sambo di Sidang
Bripka RR balik arah tak lagi ikut skenario buatan Mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo. Bripka RR
"Penyesalan apa? Dia di kejadian ini pasti apa-apa, tapi kan dikejadian ini bukan dia perbuat."
"Dia korban keadaan. Ya kan? Kan nggak mungkin dia membayangkan ini."
"Nggak mungkin dia kecuali ada perencanaan dia akan ditembak di sana. Ini kan nggak," kata Erman kepada wartawan, Jumat, dilansir Tribunnews.com.
Erman menyatakan Bripka RR tak tahu menahu soal rencana penembakan Brigadir J.
Karena itu, kliennya juga sempat menyatakan kesiapannya untuk menghadiri sidang offline dihadapkan dengan Ferdy Sambo.
"Sekarang begini, dia kan merasa benar nih. Dia bilang di depan saya, kamu berani gak berhadap-hadapan dalam persidangan offline, berani gak misalnya kenapa karena Pak Sambo memang kelihatanya si anu (Bharada E) ini penakut. Si Bharada E kan Brimob, si Bripka RR Lantas memang beda," jelasnya.
"Jadi makanya, kalau keluarganya khawatir, berani gak suatu saat di sidang. Kalau sidang saya (Bripka RR) berani, ya udah ngapain harus anu (takut). Kalau saya kan maunya sidangnya offline, supaya lebih tahu akuratnya, tau mens rea-nya," tandasnya.
(*/Tribun-Medan.com)
Artikel ini telah tayang Tribunwow.com dengan judul Bripka RR Ubah Keterangan soal Kasus Brigadir J, Ngaku Berani Dihadapkan dengan Sambo saat Sidang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Bripka-RR-Buka-Suara-Soal-Uang-500-Juta.jpg)