Berita Seleb
MULUT Farhat Abbas Bela Ferdy Sambo : Wajar Ia Bunuh Brigadir J yang Selingkuhi Istri
Farhat Abbas ikut menyoroti kasus pembunuhan berencana yang dilakukan Ferdy Sambo terhadap
TRIBUN-MEDAN.com - Mendadak muncul Farhat Abbas di kasus Ferdy Sambo.
Farhat Abbas ikut menyoroti kasus pembunuhan berencana yang dilakukan Ferdy Sambo terhadap Brigadir J.
Menurut Farhat Abbas, apa yang dilakukan Ferdy Sambo itu adalah wajar karena Brigadir J mencoba melakukan perselingkuhan dengan istrinya, Putri Candrawathi.
Baca juga: Wabup Deliserdang Ali Yusuf Sebut Karang Taruna Miliki Peran Penting dalam Pembangunan Masyarakat
Farhat yang berprofesi sebagai pengacara itu, justru menganggap Ferdy Sambo sebagai pahlawan bagi penegakan hukum di kepolisian, meski membunuh Brigadir J.
Bahkan, Farhat Abbas mengatakan Ferdy Sambo sebagai contoh baik agar ajudan-ajudan kepolisian seperti Brigadir J tidak ada lagi yang berkhianat pada atasannya.
Baca juga: Walikota Medan Bobby Nasution Perbesar Ruang Interaksi Warga Melalui Revitalisasi Lapangan Merdeka
Baca juga: 25 Tahun Bekerja Jadi Petugas Kebersihan, Ini Curhatan ke Bupati Dairi: Tolong Pertahankan Kami
"Saya menganggap Sambo ini pahlawan, pahlawan penegak hukum di kepolisian," kata Farhat dalam video YouTube Uya Kuya yang tayang Minggu 10 September 2022.
"Ini contoh yang baik, agar kalau orang jadi ajudan, orang sudah jadi kepercayaan, jangan jadi pengkhianat," kata Farhat.
Baca juga: Bobroknya Pengajuan Kredit di BTN Terkuak di Pengadilan, Terbongkar Ada Gratifikasi Rumah
Apalagi kata Farhat, selama menjabat Kadiv Propam, Irjen Ferdy Sambo banyak menghukum polisi nakal dan bandel.
Menurut Farhat tindakan Ferdy Sambo membunuh Brigadir terkait urusan asmara. Farhat menduga Brigadir memiliki hubungan spesial dengan Putri Candrawathi, istri Sambo.
"Ini Jenderal loh, tukang becak saja, istrinya diganggu ngamuk, apalagi Jenderal," kata Farhat.
Baca juga: Link Nonton dan Spoliler Drakor Suriname, Mengisahkan Tentang Penangkapan Bandar Narkoba
Maka dari itu, menurut Farhat tindakan Sambo membunuh Brigadir J adalah hal yang normal.
Farhat mencontohkan bila di Islam, seseorang yang berselingkuh atau berzina memang harus mendapat hukuman.
"Ini bukan menyangkut masyarakat, karena normal dalam islam itu kalau orang berzina itu dibunuh, cuma hukum positif kita itu tidak membuat untuk dibunuh, jadi menurut saya ini bukan pembunuhan berencana," ungkap Farhat.
"Menurut saya ini bukan pembunuhan berencana, tapi perencanaan perselingkuhan yang gagal sehingga menyebabkan kematian pada penyelingkuh tersebut," katanya.
Baca juga: Wabup Deliserdang Ali Yusuf Sebut Karang Taruna Miliki Peran Penting dalam Pembangunan Masyarakat
Terkait Bharada E yang menjadi justice collaborator kata Farhat sangat tidak pantas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Farhat-Abbas-Sebut-Ferdy-Sambo-Pahlawan-dan-Brigadir-J-Penghianat-Cari-Muka.jpg)