Brigadir J Ditembak Mati

Pandangan Rocky Gerung dan Profesor Hermawan Soal Kasus Sambo Terkini, 'Pertempuran' di Persidangan?

Majelis sidang banding etik memutuskan menolak permohonan banding terkait putusan PTDH atau pemecatan Ferdy Sambo dari Kepolisian.

Editor: AbdiTumanggor
TribunNewsmaker.com
Ferdy Sambo tersenyum saat rekonstruksi pembunuhan Brigadir J 

Kata Hermawan, apabila Ferdy Sambo benar-benar memiliki kartu AS yang mumpuni, seharusnya karir polisi tersebut tidak berakhir seperti ini.

"Kalau dia punya Kartu AS, seharusnya, Ferdy Sambo hanya diberikan skorsing atas kasus pidana pembunuhan berencana yang menjeratnya," tegasnya.

"Kalau dia beneran punya minimal dia terlindungilah, minimal di skorsing misal 50 tahun bisa jadi, ini kan enggak, bisa jadi kartu AS-nya dia enggak bisa mainin," sambung Hermawan.

Diketahui Ferdy Sambo resmi dipecat dari kepolisian setelah putusan bandingnya ditolak oleh Majelis Kode Etik Polri. 

Pemecatan Ferdy Sambo dilatarbelakangi dari kasus pembunuhan mantan ajudannya Brigadir J yang berhasil terungkap. 

Ferdy Sambo menjadi dalang dari kematian Brigadir J di rumah dinasnya di Kompelks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan. 

Baca juga: BERKAS Perkara Ferdy Sambo dkk Telah di Kejaksaan Agung, Polri Bantah Ulur Waktu Penanganan Kasus

(*/tribun-medan.com)

Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Usai Dipecat, Pengamat Yakin Ferdy Sambo Ditinggal Seluruh Teman dan Pasukan,

Artikel ini telah tayang di TribunnewsBogor.com dengan judul Banyak yang Terlibat, Rocky Gerung Sebut Ferdy Sambo Jadi Pintu Pembuka Kasus Besar Lainnya

Sumber: Tribun Medan
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved