Operasi Zebra 2022

HARI INI Operasi Zebra 2022 Berlangsung, Ini 14 Target Pelanggaran, Awas Kena Denda Hingga Jutaan

Hari ini, Senin (3/10/2022), Operasi Zebra 2022 akan berlangsung selama 14 hari kedepan. Ini 14 target pelanggaran yang mesti diwaspadai

Editor: Array A Argus
ISTIMEWA
ILUSTRASI OPERASI ZEBRA- AKBP Josua Tampubolon SH MH didampingi Kabag Ops Polres Samosir, Kompol Lengkap Suherman Siregar SH memonitoring razia gabungan, Rabu (25/5/2022) 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN- Hari ini, Senin (3/10/2022), Operasi Zebra 2022 akan dilangsungkan selama 14 hari dengan 14 target pelanggaran.

Adapun 14 target pelanggaran dalam Operasi Zebra 2022 ini bakal disertai dengan denda.

Bila Anda melanggar 14 target pelanggaran dalam Operasi Zebra 2022, tidak tertutup kemungkinan akan kena denda hingga jutaan rupiah, jika melanggar lebih daru satu pasal.

Baca juga: Rakor Lintas Sektoral Operasi Zebra Toba 2022, Kapolres Samosir: Saya Mau Laka Lantas Zero

"Kegiatan ini serempak diadakan di seluruh Indonesia," kata Direktur Lalu Lintas Polda Sumut, Kombes Indra Darmawan Iriyanto, Sabtu (1/1/2022) kemarin.

Indra mengatakan, pelaksanaan Operasi Zebra 2022 berlangsung mulai 3 Oktober 2022 hingga 16 Oktober 2022.

Jadi, kata dia, pelaksanaannya akan berlangsung selama 14 hari. 

Berdasarkan keterangan dari Kakorlantas Polri Irjen Firman Shantyabudi, penindakan pelanggaran tidak hanya dilakukan dengan cara manual atau elektronik (ETLE), tetapi petugas melakukan imbauan atau peringatan.

Baca juga: OPERASI Zebra 2021, Polres Sibolga Lakukan Imbauan dan Penempelan Stiker Ayo Pakai Helm

Pendekatan serta cara penindakannya pun dengan cara berbeda-beda di setiap wilayah.

“Menilang atau tidak menilang itu ada dalam kewenangan anggota berdasarkan undang-undang yakni diskresi. Jadi kita tidak harus menilang orang cukup bilang, mba jangan melanggar lagi ya?, boleh,” kata Kakorlantas Polri Irjen Pol Firman Shantyabudi.

Baca juga: Operasi Zebra Toba 2021, Wakapolda Sumut Sebut tak Ada Penilangan Kecuali Pelanggaran Fatal

Berikut ini 14 target pelanggaran dan jumlah denda tilang Operasi Zebra 2022:

  1. Melawan Arus: Pasal 287, sanksi denda paling banyak Rp 500.000
  2. Berkendara di Bawah Pengaruh Alkohol: Pasal 293 UU LLAJ, sanksi denda paling banyak Rp 750.000
  3. Menggunakan HP saat Mengemudi: Pasal 283 UU LLAJ, sanksi denda paling banyak Rp 750.000
  4. Tidak Menggunakan Helm SNI: Pasal 291, sanksi denda paling banyak Rp 250.000
  5. Mengemudikan Kendaraan Tanpa Sabuk Pengaman: Pasal 289, sanksi denda paling banyak Rp 250.000
  6. Melebihi Batas Kecepatan: Pasal 287 Ayat 5, sanksi denda paling banyak Rp 500.000
  7. Berkendara di Bawah Umur, Tidak memiliki SIM: Pasal 281, sanksi denda paling banyak Rp 1 juta
  8. Kendaraan Roda Dua yang Tidak Dilengkapi Perlengkapan Standar: Pasal 285 ayat 1, sanksi denda paling banyak Rp 250.000
  9. Kendaraan Bermotor Roda Empat atau lebih yang Tidak Memenuhi Persyaratan Layak Jalan: Pasal 286, sanksi denda maksimal Rp 500.000
  10. Sepeda motor berboncengan lebih dari dua orang: Pasal 292, sanksi denda paling banyak Rp 250.000
  11. Kendaraan bermotor yang tidak dilengkapi STNK: Pasal 288, sanksi paling banyak Rp 500.000
  12. Melanggar Bahu Jalan: Pasal 287, sanksi denda paling banyak Rp 750.000
  13. Kendaraan Bermotor yang Memasang Rotator atau Sirene yang Bukan Peruntukannya Khusus Pelat Hitam: Pasal 287 ayat (24), sanksi kurungan paling lama 1 bulan atau denda maksimal Rp 250.000
  14. Penertiban kendaraan yang memakan pelat rahasia/pelat dinas

(tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved