Breaking News:

Putusan Kasus Pembunuhan

PECANDU SABU Terdakwa Pembunuh Calon Pengantin Wanita Divonis Bebas Hakim PN Medan

Muskazar, terdakwa pembunuh calon pengantin wanita di Belawan divonis bebas oleh hakim PN Medan

Editor: Array A Argus
HO / TRIBUN MEDAN
Persidangan perkara pembunuhan SF dengan agenda keterangan saksi beberapa waktu lalu. 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN- Muskazar alias Kajar, pecandu sabu yang merupakan terdakwa pembunuh calon pengantin wanita divonis bebas hakim PN Medan.

Adapun alasan Muskazar divonis bebas, karena hakim yang diketuai Khamozaro Waruwu menganggap bahwa terdakwa pembunuh yang juga pecandu sabu itu tidak terbukti melanggar Pasal 340 KUHP jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana subsidair Pasal 338 KUHP jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana subsidair Pasal 365 Ayat (4) KUHPidana yang didakwakan jaksa.

Baca juga: Misteri Pembunuhan Calon Pengantin Wanita di Belawan, Cincin Tunangan Hilang dan Ada Bekas Dicekik

"Mengadili, menyatakan perbuatan terdakwa Muskazar alias Kajar tidak terbukti bersalah sebagaimana yang didakwakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU),"

"Menyatakan tuntutan penuntut umum tidak dapat diterima, oleh karenanya memerintahkan para penuntut umum untuk mengeluarkan terdakwa dari tahanan setelah putusan ini diucapkan dan memulihkan hak-hak terdakwa," kata hakim, Senin (4/10/2022).

Atas putusan ini, hakim memerintahkan jaksa penuntut umum (JPU) Christin Sinulingga segera membebaskan Muskazar, pecandu sabu yang merupakan dalang perampokan di rumah calon pengantin wanita berinisial SF. 

Baca juga: Bengis, Dua Pecandu Sabu Rudapaksa Calon Pengantin Wanita, Lalu Cekik Korban dan Rampas Semua Harta

Meski Muskazar lolos dari jerat hukum, tapi temannya bernama Jefry alias Konyak divonis 14 tahun penjara.

Konyak dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 365 Ayat (4) KUHPidana.

"Menjatuhkan hukuman kepada terdakwa Jefry alias Konyak dengan pidana penjara selama 14 tahun," kata hakim.

Menanggapi vonis bebas Muskazar, Kasi Intelijen kejari Belawan, Oppon Siregar akan mengajukan kasasi terhadap vonis Muskazar, warga Dusun II, Desa Bagan Kuala, Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Sergai itu.

Baca juga: Kisah Pembatalan Pernikahan yang Memalukan, Calon Pengantin Wanita Diseret Polisi dari Dalam Gereja

"Kami akan ajukan upaya hukum kasasi. Sementara untuk terdakwa Jefry alias Konyak kami mengajukan banding. Sebab, sebelumnya kami menuntut kedua terdakwa dengan masing-masing 20 tahun penjara," sebutnya. 

Diketahui, bahwa Muskazar adalah otak dari upaya pencurian yang menewaskan korban.

Sebelum mencuri, Muskazar dan temannya Jefry sempat nyabu sebelum beraksi.

Sayangnya, soal penggunaan narkoba dan perencanaan pencurian yang dilakukan Muskazar tidak menjadi pertimbangan hakim dalam memvonis Muskazar

Mengutip dakwaan JPU Christian Sinulingga, bahwa perkara ini berawal pada Rabu, 15 Desember 2021 lalu sekira pukul 20.30 WIB.

Baca juga: Dilarang Beli Gaun Pernikahan Mahal oleh Tunangan, Calon Pengantin Wanita Batalkan Pernikahan

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved