Pencabulan

Setelah Dipenjarakan, Anak Wakil Ketua DPRD Labura Nikahi Korban yang Dicabulinya

Setelah dipenjarakan, anak Wakil Ketua DPRD Labura nikahi korban yang dicabulinya

Editor: Array A Argus
HO
AS, anak Wakil Ketua DPRD Labura dilapor cabuli anak di bawah umur. Modusnya diajak pacaran 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN- Setelah sempat dipenjarakan petugas Sat Reskrim Polrestabes Medan, M Azarul Aswat, pelaku cabul yang merupakan anak Wakil Ketua DPRD Labura akhirnya ditangguhkan.

Adapun alasan polisi menangguhkan pelaku cabul anak Wakil Ketua DPRD Labura ini karena yang bersangkutan sudah berupaya melakukan perdamaian dengan keluarga korbannya.

Pihak keluarga tersangka bersedia menikahkan pelaku dengan korban berinisial IR.

Baca juga: ANAK Wakil Ketua DPRD Labura Dilapor Cabuli Anak di Bawah Umur, tak Kunjung Ditangkap Polisi

Baca juga: Kanit PPA Irit Bicara, Ditanya Kasus Cabul Anak Wakil Ketua DPRD Labura, Pelaku Bebas Berkeliaran

"Mereka sudah sepakat untuk menikah, si laki-laki atau pelaku mau bertanggungjawab. Awalnya keluarga korban yang memohon, untuk keduanya dinikahkan," kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Teuku Fathir Mustafa, Minggu (20/11/2022).

Ia menjelaskan, meskipun kedua belah pihak telah sepakat untuk berdamai, tapi berkas perkara asusila itu tetap diproses. 

"Yang pasti berkas perkara masih berjalan. Kita lihat kedepannya bagaimana nanti," sebutnya.

Fathir mengungkapkan, bahwa saat ini pelaku sudah ditangguhkan.

"Jadi karena mau nikah, kita keluarkan dulu pelakunya biar nikah dulu orang itu. Status nya ditangguhkan, karena pihak keluarga sudah memohon untuk bisa menikah," bebernya.

Baca juga: Diduga Takut Lama Dipenjara, Anak Wakil Ketua DPRD Labura Berencana Nikahi Wanita yang Dicabulinya

Korban trauma

IR, korban pencabulan M Azarul Aswat, anak Wakil Ketua DPRD Labura sempat trauma.

IR yang disebut dicabuli lebih dari satu kali enggan pergi ke sekolah karena takut dan merasa malu.

"Korban berhenti sekolah, karena dia trauma," kata Baginda P Lubis, kuasa hukum korban.

Bagina mengatakan, modus pencabulan yang dilakukan tersangka adalah berpura-pura mengajak korbannya berpacaran.

Baca juga: Duh, Anak Wakil Ketua DPRD Labura Cabuli Remaja Putri, Pengacara Korban: Macam Ditutup-tutupi

Baca juga: ANAK Wakil Ketua DPRD Labura Dilapor Cabuli Anak di Bawah Umur, tak Kunjung Ditangkap Polisi

Pada Mei 2022 silam, korban yang begitu polos mau diajak pacaran.

Sebulan pacaran, M Azarul Aswat kemudian membujuk korban melakukan perbuatan tidak senonoh.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved