Berita Medan

AKP Martualesi Sitepu, Mantan Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu, Dikabarkan Besok Jalani Sidang

Asep pun menceritakan kronologis kejadian dugaan penggelapan yang dilakukan oleh AKP Martualesi Sitepu tersebut.

Penulis: Alfiansyah | Editor: Ayu Prasandi
HO
Kasat Res Narkoba Polres Labuhanbatu, AKP Martualesi Sitepu saat menunjukkan barang bukti 200 butir pil ekstasi yang disita dari tersangka Ewin (kiri), Minggu (26/9/2021).  

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Mantan Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu, AKP Martualesi Sitepu dikabarkan akan menjalani sidang kode etik, pada Senin (28/11/2022) besok.

Sidang kode etik yang dijalaninya itu, terkait kasus dugaan penggelapan barang bukti uang senilai Rp 200 juta milik Nurita tersangka Tindak Pidana Pencuci Uang (TPPU) dan narkoba.

Menurut salah seorang warga Labuhanbatu Selatan, Asep Munandar Saleh, dirinya melaporkan Martualesi ke Propam Polda Sumut, pada 14 Juni 2022 lalu.

Ia menuding bahwa, Martualesi hendak melakukan penggelapan uang milik ratu narkoba yang ditangkapnya, pada tahun 2021 silam.

Baca juga: Kasat Lantas Polrestabes Medan Dicopot, Sementara Teman-temannya Dapat Promosi

"Kita melaporkan oknum Sat Narkoba Polres Labuhan Batu yang diduga melakukan penggelapan barang bukti," kata Asep kepada Tribun-medan, Minggu (27/11/2022).

Dikatakannya, laporannya ke Propam Polda Sumut itu sempat mangkrak hingga dirinya melaporkan kasus tersebut ke Propam Mabes Polri.

"Cukup lama waktunya, kita merasa di Propam Polda Sumut persoalan ini seperti di endapkan. Lantas kita berangkat ke Mabes Polri pada bulan Oktober 2022," sebutnya.

Asep menuturkan, kasus dugaan penggelapan yang dilakukan oleh Mantan Wakapolsek Medan Barat ini seperti ditutupi oleh Polda Sumut.

Pasalnya, beberapa waktu lalu jajaran Polda Sumut melakukan mutasi terhadap sejumlah perwiranya termasuk Marualesi.

Namun, dalam mutasi tersebut Mantan Kapolsek Kutalimbaru itu kembali diberikan jabatan baru sebagai Kanit I Turjawali Polda Sumut.

Atas keputusan itu, Asep pun merasa janggal.

"Jadi ada keterangan mutasi yang keluar, Kasat Narkoba Labuhan Batu diangkat sebagai Kanit I Turjawali di Polda, padahal besok jadwal sidang nya," bebernya.

"Biasa kalau bermasalah, keterangan nya itu dalam rangka riksa bukan diberi jabatan lagi," sambungnya.

"Kita tidak menuduh siapapun, melindungi oknum tersebut. Hanya saja kita untuk meyakinkan diri bahwasanya pak kapolda pasti memberikan sanksi-sanksi yang bijak kepada anggota yang melanggar," tambahnya lagi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved