Berita Sumut

Sejumlah Warga Desa Perdamean Tolak Pengaktifan THS Sebagai Kades: Ibu-ibu Ketakutan ke Kantor Desa

Sejumlah masyarakat Desa Pardamean secara bergantian menyampaikan aspirasi mereka terkait Kepala Desa (Kades) Pardamean nonaktif berinisial THS.

Penulis: Indra Gunawan | Editor: mustaqim indra jaya
Tribun Medan/Indra Gunawan
Sejumlah masyarakat Desa Perdamean saat diterima oleh Asisten I Pemkab Deliserdang, Citra Efendy Capah di Kantor Bupati Senin, (28/11/2022).  

TRIBUN-MEDAN.com, DELISERDANG - Sejumlah warga Desa Pardamean, Kecamatan Tanjung Morawa berunjuk rasa ke Kantor Bupati Deliserdang, Senin (28/11/2022).

Usai menyampaikan aspirasinya, warga Desa Pardamean pun diterima oleh pejabat Pemkab Deliserdang, yakni Asisten I Pemkab Deliserdang, Citra Efendy Capah, perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Inspektorat dan Bagian Hukum. 

Baca juga: Sempat Viral, Pemkab Deliserdang Evaluasi Pemberian Sanksi Pemberhentian Sementara Kades Perdamean

Dalam kesempatan itu, sejumlah warga Desa Pardamean secara bergantian menyampaikan aspirasi mereka terkait Kepala Desa (Kades) Pardamean nonaktif berinisial THS.

Salah satuya adalah HS, suami dari seorang wanita berinisial J. Diketahui antara J dan Kades Perdamean nonaktif THS terjalin perselingkuhan dan viral

HS menyebut dirinya dan J sudah resmi bercerai di Pengadilan Agama. Saat itu disebut kalau hal itu juga diinginkan oleh anaknya. 

"Anak saya yang juga nyuruh saya cerai sama ibunya. Saya juga merasa kalau selama ini mereka itu juga masih ada hubungan," kata HS, Senin (28/11/2022).

HS sendiri saat ini juga tercatat sebagai Wakil Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Perdamean.

Ia mengaku karena kekuasaan tidak semua anggota BPD saat ini mendukungnya.

Kini, malah lebih banyak yang mendukung oknum Kades tersebut. 

Sementara itu masyarakat lain mengatakan kalau saat ini THS juga masih berkuasa di Desa.

Meski sudah diberhentikan sementara oleh Bupati Deliserdang Ashari Tambunan selama 6 bulan karena perbuatannya, nyatanya untuk pelaksanaan pemerintahan Desa Perdamean masih tetap di bawah kendali THS.

Baca juga: Surat Pemberhentian Kepala Desa Perdamean Keluar, Terungkapnya Kasus Perselingkuhan dengan Warganya

"Kami minta supaya dia jangan lagi memimpin desa kami, karena memang tidak pantas perbuatannya. Ibu-ibu ini juga punya ketakutan untuk ke kantor desa," ucap warga lainnya. 

Sementara itu, Asisten I Pemkab Deliserdang Citra Efendy Capah menyebut hasil pertemuan dengan sejumlah masyarakat Desa Perdamean ini akan menjadi bahan evaluasi bagi mereka terkait Kades Perdamean.

(dra/tribun-medan.com)

 

 

 

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved