Berita Sumut

Dua Maling di SMPN 4 Stabat Diringkus Polisi, Pelaku Mengaku Hasil Curian Dijual ke Barak Narkoba

Dua pelaku pencurian di SMPN 4 Stabat Kelurahan Stabat Lama, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, akhirnya ditangkap polisi.

HO/Tribun Medan
Kedua pelaku pencurian yang membongkar SMPN 4 Stabat serta barang bukti diamankan Polsek Stabat, Langkat, Sumatera Utara, Sabtu (3/12/2022).  

TRIBUN-MEDAN.com, LANGKAT - Dua pelaku pencurian di SMPN 4 Stabat Kelurahan Stabat Lama, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, akhirnya ditangkap polisi.

Kedua pelaku bernama Mahmut (31) warga Dusun Tanah X, Desa Stabat Lama, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, dan Muhammad Aldi Kadafi (36) warga Linkungan VIII, Kelurahan Dendang, Kecamatan Stabat, Langkat.

Baca juga: Ini Tampang Pelaku Percobaan Pencurian Besi Jembatan Sicanang yang Baru Selesai Dibangun Pemko Medan

Aksi pencurian terhadap ruang tata usaha dan kepala sekolah SMPN 4 Stabat itu berlangsug Minggu (30/10/2022) silam sekira pukul 02.00 WIB dini hari.

Saat itu sejumlah peralatan sekolah seperti tiga unit laptop, satu unit layar merek LG 18 inch, satu unit mesin scaner merek Canon Lide 120 warna hitam, dan satu berangkas besi, hilang dibawa kabur pelaku.

"Peristiwa ini pertama kali dilaporkan oleh Kepala Sekolah SMPN 4 Stabat, Jesaya ke Polsek Stabat pada, Minggu (30/10/2022) lalu," ujar Kasi Humas Polres Langkat, AKP Joko Sempeno, Sabtu (3/12/2022). 

Lanjut Joko, pada saat itu pelapor mendapat informasi dari penjaga sekolah, bahwasanya ruangan kantor tata usaha dan ruangan kantor kepala sekolah dibobol maling, dan sejumlah barang milik sekolah raib dibawa kabur maling.

Akibat kejadian tersebut pihak sekolah mengalami kerugian hingga Rp 26 juta.

Pascakejadian itu, personel Polsek Stabat langsung melakukan penyelidikan dan mengumpulkan informasi dari warga sekitar lokasi kejadian. 

"Kemudian personel Polsek Stabat mendapat informasi dari masyarakat, pada (30/11/202)  jika pelaku yang melakukan pencurian di SMPN 4 Stabat, bernama Mahmut. Dan dari tangan pelaku ditemukan satu mesin scanner merek Lide 120 warna hitam, dan satu unit sepeda motor merek Suzuki Satria FU tanpa plat warna hitam, yang digunakan sebagai transportasi untuk melakukan pencurian tersebut," ungkap Joko.

Berdasarkan keterangan pelaku Mahmut, bahwasanya ia melakukan pencurian bersama dengan pelaku bernama Muhammad Aldi Kadafi

Kemudian personel Sat Reskrim Polsek Stabat pun langsung melakukan pengejaran, dan dilakukan penangkapan terhadap Aldi di rumahnya yang berada di Lingkungan III, Kelurahan Dendang, Kecamatan Stabat.

Baca juga: Pelaku Pencurian Handphone Pamer Alat Vital, Sempat Todong Korban Pakai Pisau

Setelah diinterogasi, kedua pelaku mengakui perbuatannya dan menjual hasil curian lainnya ke salah satu barak narkoba di Kelurahan Tanah Seribu, Kota Binjai.

Sementara itu, kedua pelaku dan barang bukti satu unit mesin scanner merek Canon Lide 120 warna hitam dan satu unit sepeda motor merek Suzuki Satria tanpa plat, dibawa ke Polsek Stabat guna untuk diproses hukum lebih lanjut.

(cr23/tribun-medan.com)

 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved