Pecat Paspampres Pemerkosa

TAK ADA AMPUN, Panglima TNI Tegas Perintahkan Pecat Paspampres yang Perkosa Prajurit Kostrad!

Kasus dugaan pemerkosaan yang dilakukan oknum paspampres pada prajurit TNI wanita sudah didengar oleh Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.

Editor: M.Andimaz Kahfi

TRIBUN-MEDAN.COM - Kasus dugaan pemerkosaan yang dilakukan oknum paspampres pada prajurit TNI wanita sudah didengar oleh Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.

Jenderal Andika Perkasa pun tak memberi ampun pelaku dan saat ini memerintahkan agar oknum paspampres itu dipecat dari satuannya.

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa meminta agar Mayor BF, oknum paspampres yang melakukan pemerkosaan terhadap TNI wanita harus dipecat.

Andika menjelaskan bahwa Mayor BF sudah melanggar hukum.

"Kalau satu itu tindak pidana, ada pasal yang pasti kita kenakan, KUHP ada. Kedua, adalah dilakukan sesama keluarga besar TNI, bagi saya keluarga besar TNI, Polri, sama saja, maka hukuman tambahannya adalah pecat. Itu harus," kata Andika.

Ia juga menegaskan, tak ada kompromi atas tindakan Mayor Infanteri BF.

Saat ini, Mayor BF sudah diproses hukum akibat tindak tercela yang dilakukannya.

"Oh sudah, sudah proses hukum langsung," ujar dia.

Saat ini, Mayor BF juga sudah ditahan dan telah ditetapkan menjadi tersangka.

Sebelumnya, kasus yang menjerat Mayor BF ditangani di Makassar Sulawesi Selatan.

Penyidikan dilakukan di Makassar karena korban merupakan prajurit yang bertugas di Divisi Infanteri 3/Kostrad.

Namun kasus ini kemudian ditarik dan ditangani langsung oleh Puspom TNI.

"Jadi kalau enggak salah sidiknya di Makassar karena korban ini bagian dari Divisi 3/Kostrad tetapi akan diambil alih oleh Puspom TNI karena pelaku kan Paspampres, itu kan di bawah Mabes TNI, kita ambil alih, penangnan di TNI," ujar Andika. (*)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved