Materi Belajar
Materi Belajar: Macam-macam Stratifikasi Sosial dan Penjelasannya
Macam-macam stratifikasi sosial menjadi pokok bahasan pada pokok bahasan sosiologi dan akan dipaparkan secara lengkap dalam materi berikut ini.
Penulis: Rizky Aisyah |
Kelas sosial atas terdiri dari orang-orang kaya yang dapat memenuhi kebutuhan mereka secara berlebihan. Ciri-ciri golongan atas ini dapat dilihat dari mobil yang mereka gunakan, bentuk rumahnya, gaya pakaiannya, dan kecenderungan olahraganya.
2. Kelas menengah
Kelas sosial menengah terdiri dari kelompok affluent yang dapat memenuhi kebutuhan dasar (primer) seperti sandang, pangan, dan papan. Tetapi kelas sosial ini tidak dapat mencapai apa yang dicapai oleh kelas sosial yang lebih tinggi.
3. Kelas sosial yang lebih rendah
Kelas sosial yang lebih rendah terdiri dari orang miskin dan kebutuhan primer mereka tidak dapat dipenuhi. Ciri masyarakat kelas bawah adalah mereka biasanya menganggur, pekerja kecil-kecilan, tetapi tidak mampu menyekolahkan anaknya ke pendidikan yang lebih tinggi.
Bentuk stratifikasi sosial lainnya didasarkan pada faktor ekonomi lain, yaitu bentuk kepemilikan tanah di lingkungan pertanian Indonesia. Bentuk lapisannya adalah:
a. Petani pemilik tanah
Petani yang memiliki tanah ini dibagi menjadi beberapa kelas:
- Seorang petani memiliki lebih dari 2 hektar tanah.
- Petani yang memiliki lahan 1-2 hektar.
- Petani yang memiliki lahan antara 0,25 dan 1 hektar.
- Petani yang memiliki lahan kurang dari 0,25 hektar.
b. Petani penyewa dan petani penggarap
Petani dan petani penggarap adalah orang yang menyewa tanah dan menggarap tanah milik petani lain (biasanya menggunakan sistem bagi hasil).
c. Buruh tani
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Macam-macam-Stratifikasi-Sosial.jpg)