Salah Operasi Kaki Pasien

Pasien Salah Operasi Nasibnya Terkatung-katung, dr Prasojo Sujatmiko Belum Ditangkap Polda Sumut

Pasien salah operasi di RS Murni Teguh nasibnya terkatung-katung. dr Prasojo Sujatmiko belum ditangkap

Editor: Array A Argus

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN - Evarida Simamora, pasien yang menjadi korban salah operasi di RS Murni Teguh nasibnya terkatung-katung.

Sampai sekarang, tidak ada kejelasan terhadap nasib korban.

Menurut Reynold Simamora, kakak kandung Evarida Simamora, ia berharap adiknya itu bisa dipindahkan ke rumah sakit lain. 

Baca juga: Evarida Simamora, Korban Dugaan Malapraktik RS Murni Teguh Sempat tak Bisa Jalan

Reynold menilai, selama lebih dari sebulan adiknya dirawat di RS Murni Teguh tak ada tanda-tanda kesembuhan.

Namun demikian pihak rumah sakit diduga sengaja tak menuruti kemauan keluarganya.

Dia mengaku sudah berulangkali meminta supaya adiknya dirujuk ke rumah sakit setingkat lebih tinggi dari RS Murni Teguh.

Baca juga: Dugaan Malapraktik RS Murni Teguh atas Operasi Kaki Evarida Simamora, Polda Sumut Panggil 2 Pihak

Baca juga: Salah Operasi Kaki Pasien, dr Prasojo Sujatmiko: Saya Bukan Tuhan

"Saya sudah bilang karena sudah hampir 1 setengah bulan adik saya enggak ada perubahan kakinya, jalan pun enggak bisa. Kalau mau dirujuk boleh ke tipe A atau ke Royal Prima tetapi gak ada kejelasan kenapa gak dikasih pindah," kata Reynold Simamora, Rabu (28/12/2022).

Selain merasa tak sembuh-sembuh, Reynold juga menyayangkan adiknya beberapa hari diberi makan yang dinilai kurang layak yakni telur rebus.

Selain itu, adiknya juga sempat tak diberi obat untuk penyembuhan kakinya.

Baca juga: Terbaru Malapraktik Operasi Kaki Evarida Simamora, IDI Medan Panggil Dokter RS Murni Teguh

"Makannya pernah beberapa hari dikasih telur rebus , setelah saya komplain selama 2 hari ini barulah enggak. Sudah tau ini malpraktek, maunya dikasih obat yang bagus la, biar cepat sembuh."

Hingga saat ini, kasus yang sudah dilaporkan ke Polda Sumut masih bergulir.

Pelapor sudah dimintai keterangan oleh penyidik Polda Sumut pada Selasa 27 Desember kemarin.

Baca juga: BREAKING NEWS: Seorang Pasien Covid-19 asal Samosir Meninggal di RS Bina Kasih Medan

Terkait dr Prasojo Sujatmiko yang dilaporkan ke polisi karena melakukan dugaan malapraktik, Reynold menyebut dokter tersebut lepas tangan.

Bahkan dr Prasojo Sujatmiko menganggap dugaan salah operasi kaki pasien merupakan hal biasa.

Padahal selama ini kaki sebelah kanan korban tak pernah diperiksa, malahan kaki kiri yang selalu diperiksa karena memang sejak awal sakit.

"Cuma karena menganggap ini sudah biasa mungkin menganggap sepele jadinya. Padahal jelas gak pernah dipegang, diobservasi tetapi tiba-tiba dipotong," ucapnya.(tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved