Materi Belajar
Pengertian Teks Editorial dan Ciri-ciri Teks Editorial
Pengertian Teks Editorial dan Ciri-ciri Teks Editorial akan dibahas pada materi Bahasa Indonesia berikut ini.
Penulis: Rizky Aisyah |
Sertakan sudut pandang penulis tentang masalah yang diangkat. Berupa pernyataan atau teori yang diperkuat dengan argumen.
2. Arhumentasi
Suatu bentuk alasan atau bukti yang digunakan untuk memperkuat pernyataan tesis. Bisa berupa pernyataan umum, data penelitian, pernyataan ahli, atau fakta yang dapat dipercaya.
3. Penegasan ulang pendapat (reiteration)
Sertakan penguatan pendapat yang didukung oleh fakta di bagian Argumen.
Kaidah kebahasaan teks editorial
Kaidah kebahasaan teks editorial terdiri dari kata keterangan, kata sambung dan kata kerja. Nah, verba dalam teks editorial dibagi lagi menjadi verba material, verba relasional, dan verba mental.
1. Adverbia
Keterangan teks editorial. Secara umum, sering kata keterangan yang sering muncul dalam teks editorial. Frequent adverb yang mendeskripsikan makna berhubungan dengan tingkat frekuensi kemunculan sesuatu yang dijelaskan oleh adverb. Contohnya adalah kata-kata selalu, biasanya, sering, kadang-kadang, jarang, dan sebagian besar waktu.
2. Konjungsi
Konjungsi adalah kata penghubung. Biasanya ada banyak konjungsi antar kalimat, seperti even, fact, dan actual.
3. Verba material
Kata kerja yang menunjukkan tindakan atau peristiwa fisik. Misalnya membaca, menulis, memukul.
4. Verba relasional
Verba yang mengungkapkan hubungan antara kekuatan (memahami bahwa A adalah B) dan kepemilikan (termasuk makna bahwa A memiliki B).
5. Verba mental
adalah kata kerja yang menerapkan persepsi (melihat, merasakan), afeksi (suka, peduli) dan kognisi (berpikir, mengerti).
(cr30/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Pengertian-Teks-Editorial.jpg)