Pembunuhan

Tangis Histeris Nilawati Sembiring, Suami Ditembak Mati OTK: Usut Tuntas

Tangis Nilawati Sembiring pun pecah, ketika jasad korban dimasukkan ke dalam mobil ambulans dan segera diantar ke kediamannya.

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Isak tangis keluarga mengiringi jasad Paino, mantan anggota DPRD Langkat yang tewas setelah tertembus peluru di dada kanannya.

Rencananya, jasad Paino akan dimakamkan hari ini di daerah kediamannya Desa Besilam Bukit Lembaga, Kecamatan Wampu, Langkat, Jumat (27/1/2023).

Amatan Tribun Medan, keluarga korban termasuk anak dan istrinya juga ikut hadir menjemput jasad korban di rumah sakit Bhayangkara Medan.

Baca juga: Prabowo Subianto Kucurkan Rp 3 Miliar untuk Bantu Pembangunan Masjid Agung Medan

Istri korban, Nilawati Sembiring tampak sangat syok menyaksikan jasad suaminya telah terbungkus kain kafan.

Tangisnya pun pecah, ketika jasad korban di masukkan ke dalam mobil ambulans dan segera diantar ke kediamannya.

"Usut tuntas," kata Nilawati sambil menangis.

Baca juga: Fakta-fakta Bos Judi Apin BK: Dibentak Kapolda Sumut, Pengakuan hingga Dijebloskan ke Tanjung Gusta

Ketika jasad dimasukkan ke dalam mobil ambulans, keluarga pun turut serta ikut masuk ke dalam mendampingi jenazah.

Menurut salah seorang keluarga korban, Jenda mengatakan bahwa jenazah akan dimakamkan di Desa Besilam, Kecamatan Wampu, Langkat.

"Rencana ini hari di Besilam, kediaman mereka. Harapannya semoga cepat terungkap pelakunya," kata Jenda kepada Tribun Medan, Jumat (27/1/2023).

Ia mengaku, korban kesehariannya merupakan orang yang baik dan tidak memiliki musuh sama sekali.

"Kesehariannya dia orang baik, nggak pernah ada musuh, kesehariannya ke ladang (Kebun Sawit), ke rumah, ke warung," sebutnya.

Jenda mengatakan, almarhum merupakan mantan anggota DPRD Langkat periode 2014 - 2019 dari Fraksi Partai Golkar.

Sebelumnya, Paino ditemukan meninggal dunia di kawasan Divisi I, Desa Besilam Bukit Lembaga, Kecamatan Wampu, Langkat, pada Kamis (26/1/2023) sekitar pukul 23.00 WIB.

Korban tewas setelah tertembus peluru dibagian dada kanannya.

Kronologi Paino, Eks Anggota DPRD Langkat Fraksi Golkar Ditembak Mati, Dada Kanan Jebol

Paino (47), mantan anggota DPRD Langkat periode 2014-2019 ditembak mati dengan kondisi dada jebol.

Menurut informasi, mantan anggota DPRD Langkat itu ditembak mati saat akan kembali ke rumahnya di Dusun VII, Bukit Dinding, Desa Besilam BL, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

Sebelum ditembak mati di Devisi I, Desa Besilam BL, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, Kamis (26/1/2023) sekira pukul 23.20 WIB, korban sempat bertemu dengan polisi Aipda Solomo.

Baca juga: Fakta-fakta Bos Judi Apin BK: Dibentak Kapolda Sumut, Pengakuan hingga Dijebloskan ke Tanjung Gusta

Informasi diperoleh, awalnya mantan anggota DPRD Langkat Fraksi Golkar ini pada Kamis sekira pukul 21.00 WIB bersama teman-temannya, yakni Amin sedang duduk santai di rumah Miran di Dusun I, Desa Besilam BL, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat.

Mereka juga duduk sembari menunggu rekan lain, yakni seorang personel kepolisian Aipda Salomo.

Paino, mantan anggota DPRD Langkat ditembak OTK
Paino, mantan anggota DPRD Langkat ditembak OTK (HO)

Tak lama menunggu, Aipda Solomo datang bersama teman-temannya.

Mereka kemudian ngobrol di warung hingga pukul 22.45 WIB.

Baca juga: Berita Populer Hari Ini: Prabowo Dukung Bobby Nasution Maju Pilgub, Viral Maling Helm Satpam

Selesai duduk santai dan berbincang, sekira pukul 23.00 WIB, mereka membubarkan diri ke rumah masing-masing.

Paino pun pulang dengan mengenderai sepeda motor jenis trail.

Tak lama, seorang saksi mata bernama Arif yang merupakan warga sekitar mendengar suara letusan senjata api.

"Saya mendekati lokasi dan sudah melihat korban tergeletak ditengah jalan," ujar Arif.

Merasa takut, Arif memanggil rekan yang juga warga sekitar bernama Hendra, untuk sama-sama melihat.

"Kami membalikan tubuh korban dan ditemukan ada luka tembak di dada," ujar Arif.

Alhasil, Arif dan Hendra, mencoba memberikan pertolongan dengan menghubungi pihak rumah sakit.

Sekira pukul 00.50 WIB, dengan mengendarai mobil ambulan korban berhasil dibawa ke rumah sakit Putri Bidadari di Jalan Jalinsum Medan - Sumut, Desa Jentera, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara.

Tubuh korban langsung dibawa ke UGD dan setelah dilakukan pemeriksaan awal terhadap tubuh Paino oleh dokter jaga. Korban dinyatakan sudah mrninggal dunia dan nyawanya tidak bisa ditolong lagi.

Sedangkan itu, pada dada sebelah kanan paino ditemukan lobang bekas luka tembakan.

(Cr11/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved