Ngopi Sore
Buntut Panjang Persekongkolan Jahat Mario Dandy dan Agnes
kegegabahan yang harus dibayar mahal. Di lain sisi, ia juga mengungkap borok yang sudah lama jadi borok tapi rupa-rupanya belum sembuh juga.
Penulis: T. Agus Khaidir | Editor: T. Agus Khaidir
Harta Sri Mulyani yang sudah ke mana-mana, menjabat menteri di dua kabinet berbeda, pernah menjabat direktur bank dunia, kok, ya, bisa-bisanya “hampir tersaingi” oleh “sekadar” pejabat eselon tiga di Direktorat Jenderal?
Mahfud MD, satu di antara menteri yang memang paling aktif di media sosial, wa bil khusus Twitter, ternyata sependapat. Mahfud menyebut jumlah itu tak wajar dan meminta agar terhadapnya dilakukan audit.
Buntut kian panjang setelah kemudian terungkap bahwa ternyata Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) telah mengirimkan data kekayaan Rafael Alun Trisambodo ke KPK sejak tahun 2012. PPATK juga menemukan sejumlah transaksi mencurigakan dalam jumlah uang yang tidak kecil. Menurut PPATK, transaksi-transaksi ini tidak berkesesuaian dengan profil Rafael.
Sri Mulyani cepat unjuk cakap. Dia memberhentikan Rafael Alun Trisambodo dari jabatan. Tentu ini tidak semata lantaran anaknya yang berusia 20 tahun memukul dan mengirim seorang remaja 17 tahun ke rumah sakit karena aduan pacarnya yang masih 15 tahun. Rafael diberhentikan karena persoalan lebih besar yakni dugaan korupsi.
KPK akhirnya ikut berkomentar. Wakil Ketua KPK, Nawawi Pamolango, menyebut pihaknya sedang mengecek asal muasal harta kekayaan Rafael, dan atasnya terbuka kemungkinan melakukan pemanggilan. Pemeriksaan dan pemanggilan ini akan tetap dilakukan sekalipun Rafael Alun Trisambodo, yang setelah pencopotan oleh Sri Mulyani, memutuskan untuk mengundurkan diri sebagai Aparatur Sipil Pemerintahan (ASN).
Mario Dandy, saat membabi buta menghajar David, barangkali tidak menyangka perbuatannya akan berakibat seperti ini. Jika dilihat dari sisinya, kegegabahan ini harus dibayar sangat mahal. Ia [kemungkinan besar] akan masuk bui. Karier ayahnya rusak berantakan. Kekayaan mereka dilucuti.
Namun di lain sisi, ia juga mengungkap borok, yang sudah lama jadi borok tapi rupa-rupanya belum sembuh juga. Rafael Alun Trisambodo adalah Gayus Tambunan tingkat lanjut.
Pertanyaannya, masih adakah orang-orang seperti mereka, yang sampai hari ini aman-aman saja menumpuk harta dengan cara mencuri uang negara? Rasa-rasanya ada. Mungkin bahkan banyak. Namun pastinya, sekarang, sampai setidaknya satu dua bulan ke depan, mereka tiarap dulu. Rubicon dan Harley Davidson-nya disembunyikan dulu.(t agus khaidir)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pemukulan-david4.jpg)