Kiprah Keripik Asahan Bantu Masyarakat Sejahtera, Pemkab Ikut Dukung UMKM Lewat Pinjaman Bergulir

Tangan mungil Cindy terlihat cekatan memilah setiap keripik, emping, dan opak kedalam kemasan yang terbuat dari plastik berlabel Keripik Asahan.

|
TRIBUN MEDAN/ALIF ALQADRI HARAHAP
Abdy Setiadi (35) pemilik UMKM Keripik Asahan menciptakan peluang kerja agar masyarakat Asahan Sejahtera, Religius dan Berkarakter. Kini memiliki delapan orang pekerja yang terbagi menjadi lima bidang produksi, dua pemasaran, dan satu keuangan. 

Bahkan menurut Novrida, per-dua bulan, terdapat 285 pelaku UMKM yang mendaftar produk ke Kopdagin sebagai mitra.

"Kami Kopdagin Kabupaten Asahan selalu mendukung penuh memajukan UMKM di Kabupaten Asahan. Sebab, dalam meningkatkan perekonomian, UMKM sangat berpengaruh. Terlebih kita baru terpuruk dari Covid-19," ujar Novrida.

Dengan memberikan pengarahan dan bimbingan, Kopdagin berharap UMKM Asahan memiliki kualitas produk yang dapat dijadikan sebagai salah satu ikon dan oleh-oleh khas.

Ungkap Novrida, sejauh 2023, Kopdagin sudah memberikan pembinaan dan pelatihan kepada 429 pelaku usaha mikro kecil dan menengah. Pelatihan yang dilakukan merupakan tatacara mengemas, dan membungkus produk UMKM agar lebih menarik dari sebelumnya.

Bahkan, Kopdagind mengajak UMKM untuk bekerjasama dengan market-market sekitar Kabupaten Asahan untuk memasarkan produk secara luas.

"35 UMKM yang sudah kami fasilitas pemasarannya untuk diajak melakukan kerjasama dengan pihak market seperti Irian, Indomaret, dan Alfamart. Kami sudah memfasilitasi dan memediasi mereka untuk berjumpa apa saja yang bisa dilakukan untuk mengajukan produk UMKM ini dapat di pajang dan dipasarkan di market-market tersebut," kata Novrida.

Novrida menambahkan, melalui bidang UMKM, Kopdagin berencana akan melakukan peraturan setiap market wajib memiliki satu rak yang diisi oleh produk-produk UMKM masyarakat Asahan.

"Jadi nanti, setiap orang datang ke market, sudah bisa langsung melihat produk olahan UMKM di pojok UMKM. Saat ini, yang sudah menerapkannya di Imam Market yang berada di Jalan HOS Cokroaminoto. Pemkab Asahan melalui Kopdagin akan melakukan evaluasi dan selalu berinovasi untuk UMKM lebih baik lagi," ujarnya.

Pengakuan Novrida, selain dengan pasar market, Kopdagin Asahan juga melakukan inovasi penjualan memanfaatkan digital dengan memanfaatkan media sosial. Baik Facebook, Instagram, dan Tiktok.

"Setiap kegiatan pemerintah, kami selalu mengajukan UMKM untuk ditampilkan. Seperti yang akan berlangsung, Asahan Expo, kami akan menurunkan UMKM untuk memamerkan produk hasil kreasi mereka, dan diperjual belikan," katanya.

Program Pinjaman Bergulir

Melalui Kopdagin Kabupaten Asahan, pelaku UMKM dapat mengajukan pinjaman dana bergulir untuk modal usaha bernilai Rp 5 juta hingga Rp 20 juta. Program ini telah berjalan sejak tahun 2011 hingga sekarang.

"Uang itu diberikan berupa pinjaman modal usaha. Setiap pinjaman dapat dicairkan dengan nilai yang beragam sesuai dengan kebutuhan dan usaha yang dijalani. Semua anggaran diambil dari APBD Kabupaten Asahan, baik itu pinjaman, dan kegiatan yang dilakukan," ujarnya.

Dengan adanya program pinjaman bergulir, pelaku UMKM tidak lagi khawatir untuk menjalani usaha. Sebab, pinjaman modal merupakan salah satu nafas bagi berkembangnya usaha.

"Banyak pelaku UMKM meminjam dana ini untuk mengembangkan produk mereka. Karena kebanyakan pelaku usaha ini memiliki inovasi, namun tidak memiliki modal. Dengan pinjaman ini pelaku UMKM bisa berinovasi tanpa harus memikirkan dana. Sebab, pinjaman ini sama seperti Kredit Usaha Rakyat, namun dibawah pengawasan Kopdagin," terangnya.

Novrida Sitorus mengatakan, pihaknya akan selalu melakukan pendampingan terhadap UMKM yang berada di Kabupaten Asahan baik secara bimbingan produk ataupun berwirausaha.

Novrida menambahkan, Pemkab Asahan melalui Kopdagin berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan UMKM-UMKM demi kemajuan dan peningkatan perekonomian masyarakat.

"Mudah-mudahan dengan semakin banyaknya UMKM bergabung, semakin terbangunnya perekonomian masyarakat yang baik setelah diterpa badai covid-19," pungkasnya.

(cr2/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved