Kiprah Keripik Asahan Bantu Masyarakat Sejahtera, Pemkab Ikut Dukung UMKM Lewat Pinjaman Bergulir

Tangan mungil Cindy terlihat cekatan memilah setiap keripik, emping, dan opak kedalam kemasan yang terbuat dari plastik berlabel Keripik Asahan.

|
TRIBUN MEDAN/ALIF ALQADRI HARAHAP
Abdy Setiadi (35) pemilik UMKM Keripik Asahan menciptakan peluang kerja agar masyarakat Asahan Sejahtera, Religius dan Berkarakter. Kini memiliki delapan orang pekerja yang terbagi menjadi lima bidang produksi, dua pemasaran, dan satu keuangan. 

Setiap pekerja mendapatkan upah yang berbeda-beda sesuai dengan porsi kerjanya. Mulai dari Rp 1.200.000 hingga Rp 1.800.000. Selain itu, delapan orang pekerja juga diambil dari warga sekitar Sidomukti untuk membantu usaha rumahannya tetap berjalan.

"Semua pekerja saya warga sekitar sini. Sehingga, selain bermanfaat bagi masyarakat, Keripik Asahan juga menciptakan peluang kerja baru dan membantu pemerintah untuk mengurangi angka pengangguran," katanya.

Terang Abdy, Keripik Asahan tidak menghalangi pekerjanya untuk menempuh ilmu di jenjang lebih tinggi. "Satu orang pekerja ada yang masih kuliah, dia bekerja sambil kuliah. Kam tidak menghalangi proses belajarnya. Kalau waktunya kuliah, kami persilahkan dia berkuliah. Karena ilmu diatas dari segalanya," ujarnya.

Dengan delapan orang pekerja, kini Keripik Asahan dapat memproduksi hingga 400 bungkus perhari, dengan sekali produksi dapat menggoreng 40 kilogram.

Menciptakan Masyarakat Berkarakter

Visi Bupati Asahan, H Surya B.Sc, berkarakter yang mengartikan gotong-royong, bertanggung jawab dalam kebersamaan diadopsi oleh Abdy yang juga membangun Rumah Kreatif UMKM Asahan.

Rumah Kreatif UMKM Asahan merupakan bentuk Corporate Social Responsibility(CSR) atau tanggung jawab sosial bagi Keripik Asahan.

"Kami membangun rumah kreatif ini bentuk dedikasi kami kepada masyarakat yang juga merupakan sesama pelaku UMKM. Sehingga, bisa mempermudah dalam mengurus perizinan halal, izin edar PIRT, dan berbagai macam lainnya," katanya.

Kini binaan Rumah Kreatif UMKM Asahan sudah mencapai 100 pelaku UMKM yang tersebar di seluruh Asahan. "Bahkan, kami melakukan sosialisasi hingga ke penjuru Asahan. Kemarin di Bandar Pulau, terkait sosialisasi manejemen keuangan agar UMKM dapat maju," ujarnya.

Dikatakan Abdy, peran rumah kreatif UMKM Asahan cukup vital bagi pelaku UMKM semasa virus corona atau covid-19 menyerang Indonesia. Kebanyakan UMKM yang bergantung pada swalayan dan market, terpaksa berubah haluan pemasaran secara digital atau daring.

Membangun jaringan distribusi dan bekerjasama dengan pihak influencer dan mencoba belajar memasarkan produk secara digital dipelajari oleh Abdy, sehingga dapat diajarkan kembali ke rekan-rekan pelaku UMKM lainnya.

"Kami juga sempat tidak produksi hingga dua minggu. Pekerja kami rumahkan, namun kami harus berfikir bagaimana harus tetap produksi. Sehingga saya melakukan pemasaran online dan menitipkan produk ke influencer. Banyak rekan-rekan yang kebingungan, disini perannya harus saling kerjasama dan saling tolong menolong," kata Abdy.

Kendati begitu, Abdy tak ingin larut dalam kesengsaraan covid-19. Abdy berencana akan membangun market UMKM yang nantinya akan berada di Jalan HOS Cokroaminoto, Kecamatan Kota Kisaran Barat, Kabupaten Asahan.

Melalui kerjasama, pendistribusian UMKM di Kabupaten Asahan dapat terpusat dan dipantau serta memudahkan wisatawan yang berkunjung untuk membeli hasil UMKM yang telah dibuat oleh masyarakat Asahan.

"Saat ini kami membangun rumah kreatif UMKM Asahan di Jalan HOS Cokroaminoto, tepatnya didepan stasiun kereta api. Ini kami lakukan untuk memperluas pemasaran produk-produk UMKM Asahan, dan mendapatkan keuntungan lebih besar serta membantu pendapatan daerah Kabupaten Asahan itu sendiri," katanya.

Novrida Lasmaria Sitorus, Kepala Bidang Usaha Mikro Kecil dan Menengah(UMKM) Dinas Koperasi, Perdagangan, dan Perindustrian(Kopdagin) Kabupaten Asahan mengatakan saat ini terdapat 13.752 UMKM yang terdaftar ke Kopdagin Kabupaten Asahan perhari Senin(6/3/2023).

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved