Berita Medan

Sudah Berdamai, Oknum Polisi yang Aniaya & Rusak Mobil Mahasiswa Nomensen Tetap Akan Diberi Sanksi

Personel Polresbes Medan itu dilaporkan, setelah melakukan penganiayaan dan merusak mobil Pajero milik korban.

Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/ALFIANSYAH
Kasi Propam Polrestabes Medan, Kompol Muhammad Tomi 

Ketika itu, dia keluar melalui gerbang tol bandar selamat dan melaju ke arah kota Medan dari Jalan Letda Sujono, Kecamatan Medan Tembung.

"Sekira pukul 10 malam. Ada satu sepeda motor pengemudinya berpakaian dinas (Polisi) nyenggol bagian belakang bemper mobil," kata Jogi kepada Tribun-medan, Selasa (28/2/2023).

Lalu, ia mengatakan karena tidak terima mobilnya disenggol dirinya pun langsung mengejar sepeda motor yang belakangan diketahui bernama Bripka Ari Teguh Prambudi.

Kemudian, dia pun memberhentikan sepeda motor yang dikemudikan oleh personel kepolisian tersebut dan meminta pertanggungjawabannya.

"Pemberhentian pertama dia lari, cuma sekedar meminta maaf. Setelah dari situ ku kejar lagi, lalu pemberhentian kedua, aku minta pertanggung jawaban, tapi dia malah nyolot dan nolak aku," sebutnya.

Dikatakannya, saat itu dirinya sempat terlibat percekcokan dengan polisi tersebut hingga akhirnya mendapatkan pukulan dibagian muka sebelah kanan.

Dia menyebutkan, ketika itu dirinya sempat melihat pelaku ini membawa sebuah kayu yang diselipkan dibaju dinasnya.

"Di situ dia bawa kayu, ujungnya runcing mulai di situ cek-cok dia nolak aku, dan mukul aku. Setelah dari situ kita melindungi badan, ku tolak balik dikeluarkan dia kayu itu," ujarnya.

Jogi mengungkapkan, karena ketakutan dengan ancaman anggota polisi ini dia pun kemudian masuk ke dalam mobil dan mencari kantor polisi terdekat.

Saat itu, ia pun berhenti di depan Polsek Percut Seituan untuk menyelamatkan diri. Namun, rupanya polisi tersebut mengejarnya sampai ke depan Polsek Percut Seituan.

"Dia nyusul bawa motornya nabrak bagian kanan pintu mobil, lalu mukuli kaca spion sampai patah, ditusuk - tusuknya kaca mobil pakai kayu yang dibawanya," ungkapnya.

"Kemudian dipecahkannya, kaca belakang mobil saya pakai batu. Setelah itu saya lari masuk ke Polsek, orang Polsek pun agak bingung untuk menanggapi itu," sambungnya.

Baca juga: JADWAL Keberangkatan Kapal Pelni KM Kelud Bulan Mei 2023, Berikut Lokasi Pembelian Tiket

Dijelaskan Jogi, waktu mencoba masuk ke dalam Polsek Percut Seituan Bripka Ari masih memburunya dan kembali melakukan penganiayan, dengan menggunakan kayu yang dibawanya.

"Sampai di Polsek kejar - kejaran, aku keluar pagar nutup pagar dia masih dalam, di situ dia mungkin sudah ditangani pihak kepolisian. Setelah dari situ diarahkan mobil ke belakang Polsek," katanya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan karena kejadian itu melibatkan Polisi dirinya pun langsung mendatangi Propam Polrestabes Medan untuk membuat laporan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved