Berita Viral

NASIB SFA Siswi SMP yang Kritik Pemko Jambi, Bikin Video Permintaan Maaf dan Sepakat Berdamai

Siswi SMP insial SFA yang mengkritik Pemkot Jambi telah bertemu dengan pejabat Pemko Jambi. 

HO
Siswi SMP insial SFA yang mengkritik Pemkot Jambi telah bertemu dengan pejabat Pemko Jambi.  

"Pihak Pemkot Jambi melalui kabag hukum bersedia mencabut laporannya dan melakukan mediasi," ujarnya.

Pihak Pemkot Jambi sudah bersedia melakukan mediasi. "Dalam negosiasi ini, juga melibatkan UPTD PPA Jambi, pengacara, terlapor dan RT setempat," tandas Christian.

Efek Jera

Sementara itu, Kabag Hukum Pemkot Jambi, Muhammad Gempa Awaljon Putra, mengatakan pihaknya telah mencabut aduan pada Senin (5/6/2023) kemarin.

"Setelah ada video permintaan maaf, kita sepakat untuk mencabut aduan kita terhadap akun TikTok yang melakukan penghinaan terhadap Pemerintah Kota Jambi," ungkapnya.

Dia mengatakan sejak awal berkomitmen tidak akan melanjutkan perkara ini ke persidangan, hanya menuntut permintaan maaf saja. "Untuk itu, hari ini kita tanda tangani surat pernyataan damai," ujarnya.

Sebelumnya, Pemkot Jambi membantah bahwa permintaan maaf yang diberikan kepada siswi SMP berinisial SFA ada kaitannya dengan cuitan Menteri Koordinasi Politik Hukum dan HAM, Mahfud MD.

"Tidak ada kaitannya dengan pernyataan Bapak Mahfud MD, tidak ada. Ini karena adanya pernyataan permintaan maaf (dari SFA) dari pada hari Minggu kemarin dan sudah dilaporkan ke pimpinan," ujar Gempa

Dia mengatakan video tersebut pada Senin kemarin viral dan mendapatkan tanggapan dari Mahfud MD.

"Bukan karena itu. Dari awal, Pemkot Jambi tidak ada niat untuk memperkarakan kasus ini ke pengadilan, tapi kami hanya ingin memberikan efek jera," tegas Gempa.

Gempa mengatakan silakan mengkritik Pemkot Jambi, tentunya harus menggunakan bahasa santun.

Membuat Klarifikasi

Sementara itu, SFA juga mengungkapkan menyadari kekhilafan dan kesalahan.

"Karena saat itu, kami meluapkan emosi. Pasalnya apa yang diklarifikasikan pihak Humas Pemkot Jambi adanya poin-poin yang hoaks. Karena itu, kami membuat klarifikasi minta maaf," tuturnya.

F mengatakan baru mengetahui dirinya dilaporkan Pemkot Jambi, dari pengacaranya yang dihadirkan Polda Jambi dalam kasus Debi Ceper.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Sumsel
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved