Aksi Premanisme
Preman Kampung yang Serang Warung Tuak dan Rampas Uang Seorang Wanita Masih Berkeliaran
Polsek Pancurbatu belum menangkap preman kampung yang menyerang warung tuak dan rampas uang seorang wanita
TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN - Polsek Pancurbatu sampai saat ini masih belum menangkap dan membiarkan preman kampung yang menyerang warung tuak serta merampas uang milik boru Situmorang.
Padahal, polisi sudah mengantongi identitas preman kampung tersebut.
Adapun pelaku bernama E Bangun alias Atan.
Baca juga: Komplotan Maling Gasak Dua Unit Motor di Jalan Sisingamangaraja, Pelaku Datang Mengendarai Mobil
Menurut Kapolsek Pancurbatu, Kompol Norman Haryanto beralasan masih melakukan penyelidikan.
"Masih lidik," katanya, Jumat (30/6/2023).
Norman beralasan, pihaknya sudah mencari pelaku di tempat biasa ia mangkal.
Namun pelaku belum juga ditemukan.
Baca juga: Kapolres Samosir Siram Anggota Pakai Air, Minta Anak Buah Profesional Jalankan Tugas
"Kami enggak tahu (pelaku) melarikan diri atau tidak," katanya.
Kasus penyerangan warung tuak ini terjadi di Desa Namorih, Kecamatan Pancurbatu, Kabupaten Deliserdang pada Sabtu (17/6/2023) sekira pukul 02.00 WIB.
Saat itu pelaku turut menyerang dan melukai seorang wanita bermarga Situmorang menggunakan batu.
Pelaku juga menggasak uang tunai Rp 1,2 juta milik korban.(Cr11/tribun-medan.com)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.