Pembangunan Bus Rapi Transit
Bobby Nasution Bilang Pemko Medan Bakal Bangun 15 BRT, Ini Lokasinya
Pemko Medan dalam waktu dekat akan membangun 15 koridor BRT untuk memudahkan masyarakat dalam menggunakan transportasi bus
Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Array A Argus
Kepala Bidang Lalu Lintas Jalan (LLAJ) Dinas Perhubungan Medan, Ranto Agustinus mengatakan, pembangunan BRT ini akan direalisasikan tahun 2024 mendatang.
"Betul, kemarin kita kedatangan tamu dari World Bank, World Bank Afrika, dan World Bank Indonesia ke kantor ATCS Dishub Medan. Kedatangan mereka dalam rangka survei lapangan, infrastruktur rute BRT yang akan dibangun di kawasan Mebidang," jelasnya.
Baca juga: Februari 2022, Pembangunan Koridor BRT di Mebidang Dimulai
Dikatakan Ranto, selain World Bank, Kementerian Perhubungan Darat, turut mendampingi untuk survei lapangan tersebut.
"Hasil Rapat dan survei tersebut, World Bank berencana akan mendanai pembangunan empat BRT di wilayah Mebidang sebesar Rp 1,8 miliar," jelasnya.
Ranto menegaskan, dana tersebut masih tahap perencanaan awal dan bisa berubah kembali.
"Karena pertemuan kemarin baru sekadar melihat survei lapangan dan anggaran itu masih dalam perencanaan yang sewaktu-waktu bisa berubah," jelasnya.
Diterangkan Ranto, ada empat lahan di Kota Medan yang direncanakan akan dijadikan BRT Mebidang.
"Tempat pertama, samping Carefour Jalan Gatot Subroto. Di sana ada tiga hektare lahan yang direncanakan akan jadi RBT. Kedua, Terminal Pinang Baris Jalan Tahi Bonar Simatupang, Kampung Lalang. Di sana ada 800 meter lahan yang akan digunakan untuk RBT," ucapnya.
Dua lainnya, Dijelaskan Ranto ada di di Area Terminal Amplas, Kota Medan. Di sana ada 1,9 hektare lahan yang akan dijadikan RBT. Terakhir, ada di Jalan Flamboyan, Kota Medan. Di sana ada 3 Hektare lahan yang juga akan dijadikan BRT
"Pembangunan BRT ini dibiayai full oleh World Bank ataupun Kementerian Perhubungan Darat. Pemko Medan disini hanya sebagai fasilitas lahan saja," jelasnya.
Ranto juga mengatakan, pembangunan BRT ini akan mulai dilakukan pada tahun 2024 mendatang.
"Ini akan dibangun tahun depan. Kemarin mereka datang hanya untuk mensurvei tempat perizinannya dan rencana Transit Oriented Development (TOD)," tukasnya. (cr5/tribun-medan.com)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.