Viral Medsos

DUA Tim Pengacara Ferdy Sambo-Putri Candrawathi Diperiksa KPK: Febri Diansyah dan Rasamala Aritonang

Selain Febri dan Rasamala Aritonang, penyidik KPK turut memanggil mantan peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Donal Fariz.

|
Editor: AbdiTumanggor
HO
Febri Diansyah dan Rasamala Aritonang dipanggil KPK terkait kasus korupsi di Kementerian Pertanian. (HO) 

Dari dalam bagasi tersebut, petugas KPK mengeluarkan sebuah alat yang diduga mesin penghitung uang ke dalam rumah dinas.

Di samping itu, terlihat pula dua anggota polisi berseragam dinas, dilengkapi senjata laras panjang, yang tengah berjaga di area pos jaga.

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pengeledahan di rumah dinas Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di kawasan Widya Chandra, Jakarta Selatan, Kamis (28/5/2018). Pengeledahan tersebut terkait kasus dugaan korupsi di Kementerian Pertanian.
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pengeledahan di rumah dinas Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di kawasan Widya Chandra, Jakarta Selatan, Kamis (28/5/2018). Pengeledahan tersebut terkait kasus dugaan korupsi di Kementerian Pertanian. (Tribunnews/JEPRIMA)

Penggeledahan dari Kamis sore hingga Jumat Siang

KPK melakukan penggeledahan di rumah Mentan Syahrul Yasin Limpo dari Kamis sore hingga Jumat (29/9/2023) siang.

Sekitar pukul 02.00 WIB dini hari, terlihat mobil Toyota Avanza B 1992 BAL masuk ke dalam rumah dinas tersebut.

Kemudian, terlihat dua orang keluar sebelum mobil dengan posisi mundur langsung memepet ke arah pintu di rumah. Tak lama setelah itu sejumlah orang membawa boks hingga tas ransel yang belum diketahui isinya dan langsung dimasukan ke dalam bagasi mobil tersebut.

Setelahnya, satu orang petugas yang menggunakan rompi bertuliskan 'KPK' terlihat memantau saat boks dan ransel tersebut dimasukan ke dalam mobil.

Kemudian, mobil keluar dan langsung meninggalkan rumah tersebut. Sekitar 15 menit kemudian, datang lagi sebuah mobil Toyota Innova bernomor polisi B 2224 UOI masuk ke rumah. Lalu, sebuah koper berwarna silver dikeluarkan dari bagasi mobil dan dimasukkan ke dalam rumah.

Meski begitu, nampaknya proses penggeledahan masih belum selesai dilakukan karena penyidik KPK masih belum meninggalkan rumah Syahrul.

Juru bicara KPK Ali Fikri lewat keterangan tertulis, membenarkan ada giat KPK di rumah dinas Mentan Syahru Yasin Limpo, Kamis (28/9/2023).

Ali belum menjelaskan lebih jauh soal hasil penggeledahan tersebut.

Sebelumnya, KPK membenarkan bahwa sedang melakukan penyelidikan kasus dugaan korupsi di Kementerian Pertanian. Penyelidikan ini sudah dimulai sejak awal tahun 2023. Penyelidikan itu bermula dari laporan masyarakat.

Untuk menyelidiki kasus itu, KPK telah melakukan klarifikasi terhadap puluhan orang.

Upaya klarifikasi itulah yang kemudian menyeret nama Syahrul dalam pusaran kasus ini. Di tahap penyelidikan, KPK sudah memeriksa Syahrul pada Senin, (19/6/2023). Politikus Partai Nasdem itu diperiksa selama 3,5 jam di gedung lama atau Gedung ACLC KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan.

"Hari ini saya memenuhi panggilan dari KPK, yang selama ini dua kali sebelumnya dipanggil saya dalam kegiatan yang terkait kegiatan negara, kelompok kerja dan penas," ungkap Syahrul saat ditemui awak media sesuai proses pemeriksaan, kala itu.

Syahrul menuturkan bahwa dirinya siap untuk bersikap profesional dan kooperatif selama proses pemeriksaan berlangsung, dan dia siap hadir kapanpun penyidik KPK memanggilnya. "Saya sudah diperiksa secara profesional. Saya terima kasih, dan saya tetap akan kompromi, akan kooperatif, kapan pun dibutuhkan saya siap hadir," kata dia.

KPK tengah mengusut tiga klaster dugaan korupsi di Kementan

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved