Jembatan di Titi Bambu Putus Empat Bulan, Banyak Anak Telat Sekolah
Jembatan di Jalan Kol Yos Sudarso Lingkungan II Gang Titi Bambu Kelurahan Martubung Kecamatan Medan Labuhan Kota Medan putus.
Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
"Karena sudah ada jembatan besi aloha itu kan jadi yang utama. Tapi karena banyak warga yang mau difungsikan maka sudah kita surati ke dinas terkait," jelasnya.
Disinggung permasalahan jembatan putus disebabkan air meluap, Khairun membantah hal itu.
"Jembatan itu bukan putus. Hanya rusak karena kalau air tinggi itu membawa sampah dari hulu. Jadi jembatan itu goyang akhirnya rusak dan itu sudah beberapa kali di perbaiki," terangnya.
Khairun juga mengaku tidak tahu jika besi penyanggah jembatan tersebut sudah tidak ada lagi.
Khairun menegaskan pihaknya sudah melakukan himbauan dan larangan berkali-kali agar tidak ada anak-anak yang melewati jembatan sebelum diperbaiki. Diakuinya tidak ada petugas yang turun ke lapangan untuk mencegah agar anak-anak tidak melintas
"Jawaban surat kita dari Dinas sudah ada mereka bilang masih menunggu materil dan izin dari BWS. Sebab pembangunan jembatan kan harus koordinasi dengan Badan Wilayah Sungai (BWS)," jelasnya.
Namun saat Tribun Medan mencoba konfirmasi Kadis SDABMBK Topan Obaja Ginting dan Sekretaris Dinas SDABMBK Willy Irawan tidak merespon hingga saat berita ini diterbitkan (cr5)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Jembatan-Titi-Bambu-1.jpg)