Berita Viral

Pria Banting 3 Kucing Peliharaan Gegara Lauknya Digondol Berakhir Dipolisikan, Begini Pengakuannya

Pria di Solo yang membanting tiga kucing peliharaanya gegara kesal lauknya digondol berakhir dipolisikan

Tayang:
HO
Pria di Solo berinisial S (26) yang membanting tiga kucing peliharaanya berakhir dipolisikan. 

"Terus tambah emosi karena lauk makan diambil, kucing terus dibanting," tambahnya.

Baca juga: Ketua DPRD Minta Pemerintah Pusat Tuntaskan Persoalan Rohingya di Sumut : Jangan Sampai Diusir

Baca juga: Pemerintah Turunkan Alokasi Subsidi Motor Listrik Jadi 50 Ribu Unit, Ini Daftar Harganya di Medan

Kondisi Tiga Kucing yang Dibanting

Akibat aksi penganiayaan S, tiga kucing yang terdiri atas 1 induk dan 2 anak kucing mengalami luka parah di bagian mulut.

"Setelah itu, saya dan pelapor yang WhatsApp saya langsung meluncur ke TKP (tempat kejadian perkara) untuk menyelamatkan kucingnya yakni satu induk dengan luka parah di mulut karena dibentur-benturkan," ucap Ning.

Kondisi induk kucing yang menjadi korban penganiayaan sang pemilik masih di bawah pengawasan dokter.

Bahkan, induk kucing tersebut dirawat inap dan pengecekan intensif.

Ilustrasi
Ilustrasi ()

Hal tersebut untuk mendapatkan surat keterangan dokter sebagai bukti melapor kepada polisi.

"Sekarang masih opname di klinik hewan Nury, diinfus karena kami butuh rontgen untuk nanti mendapat surat keterangan dokter untuk kelengkapan laporan ke polisi," urainya.

Sementara itu, kondisi kedua anak kucing tersebut sudah mulai membaik meski disebut Ning sempat syok lantaran ikut dipontang-pantingkan bersama sang induk oleh sang pemilik.

"Untuk anaknya waktu kita bawa nampak ketakutan. Tapi sekarang sudah relatif membaik," ujar dia.

Baca juga: Padahal Selalu Tampil Cantik, Ibu Kos Dibikin Syok Pergoki Kosan Mahasiswi Ini Penuh Sampah dan Bau

Baca juga: PREMAN Sok Jago yang Ancam Bakar Toko Kelontong di Medan Masih Berkeliaran, Polisi Minta Doa

Pria di Solo Dipolisikan

Ning melanjutkan komunitas Rumah Difabel Meong melaporkan S kepada polisi.

Dia menjelaskan hal itu dilakukan untuk memberi efek jera kepada pelaku.

Laporan kepada Mapolresta Solo akan dilakukan pada Senin (8/1/2024).

Itu dilakukan setelah pihaknya mengumpulkan bukti-bukti penganiayaan.

Sumber: Tribun Solo
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved