Pilpres 2024

Jubir Prabowo Sebut Isu Pemakzulan Presiden Dihembuskan Pihak yang Tahu Bakal Kalah Pilpres

Dahnil menyebutkan isu pemakzulan dan serangan terhadap Prabowo sebagai sikap pecundang.

Penulis: Anugrah Nasution |

Jubir Prabowo Sebut Isu Pemakzulan Presiden Dihembuskan Pihak yang Bakal Kalah Pilpres

TRIBUN-MEDAN. com, MEDAN - Juru bicara Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan, ada gerakan gerakan yang sengaja menghembus isu pemakzulan presiden Jokowi.

Menurutnya isu pemakzulan itu tidak lepas dari kontestasi politik yang sedang berjalan.

Dasar gerakan itu sebutnya lantaran pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka memiliki elektabilitas yang jauh diantara kandidat lainnya.

Dahnil menilai upaya gerakan pemakzulan presiden sebagai sikap inkonstitusional dan tidak bertanggungjawab.

"Kami menyayangkan juga ada gerakan-gerakan inkonstitusional yang dilakukan melihat suara dan hasil survei Pak Prabowo yang sudah tidak terbendung. Bagi kami Pak Prabowo pasti menang karena suara Prabowo mayoritas, tapi sudah terlihat ada upaya-upaya karena sudah pasti kalah kedepankan isu-isu pemakzulan," kata Dahnil, Kamis (25/1/2024).

Gerakan pemakzulan itu pun sangat sarat dengan kepentingan politik dan tidak beretika.

Bahkan Dahnil menyebutkan isu pemakzulan dan serangan terhadap Prabowo sebagai sikap pecundang.

"Ini menurut Kami adalah isu orang-orang yang tahu bakal kalah secara demokratis kemudian kemudian meniupkan isu-isu inkonstitusional adalah langkah pecundang kalah bertarung kemudian main kayu di luar," kata Dahnil.

Isu pemakzulan terhadap presiden Jokowi belakang menyeruak usai sejumlah tokoh yang tergabung dalam petisi 100 menemui Menkopolhukam dan menyampaikan usulan pemakzulan Jokowi.

Ada pun salah satu alasan adalah soal kecurangan pemimpin umum yang terjadi.

Dahnil pun meminta agar isu pemakzulan presiden dihentikan apalagi mendekati pemilihan 14 Februari 2024.

Dia pun mengajak agar masyarakat sama sama mengawasi proses pemilihan yang akan berlangsung.

"Dengan keunggulan Prabowo saat ini, ada pihak yang sengaja menghembus isu pemakzulan itu. Dan kami minta hentikan isu isu yang inkonstitusional itu."

(cr17/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved