Tribun Wiki

Flu Singapura Merebak, Kenali Gejala, Ciri Serta Cara Mencegah Penularannya

Di sejumlah daerah Indonesia telah ditemukan adanya kejaadian flu Singapura yang menyerang anak-anak. Untuk itu, Anda wajib tahu gejala dan cirinya.

Editor: Array A Argus
Kompas.com
Ilustrasi flu Singapura 

TRIBUN-MEDAN.COM,- Saat ini di sejumlah wilayah Indonesia telah ditemukan adanya kasus flu Singapura yang menyerang anak-anak.

Satu diantara wilayah yang terpapar flu Singapura adalah Yogyakarta.

Dilansir dari Kompas.com, Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta menyatakan ada temuan 9 kasus flu Singapura pada anak.

Baca juga: Fakta Nutrisi Tomat, Kandungan dan Manfaatnya untuk Kesehatan Jantung, Diabetes dan Atasi Sembelit

"Secara umum menyerang anak-anak, kurang dari 14 tahun. Sangat jarang menyerang remaja," kata Kepala Seksi Pencegahan Pengendalian Penyakit Menular dan Imunisasi Dinkes Kota Yogyakarta, Endang Sri Rahayu, Senin (22/4/2024).

"Minggu 15 kemarin ada 68 kasus, terus minggu 16 ada 9 kasus," lanjutnya.

Lantas, apa sih flu Singapura ini?

Bagaimana cara penularannya? Simak ulasan berikut.

Baca juga: 5 Jenis Ikan yang Baik untuk Cegah Stunting pada Anak, Nomor 2 Sering Dikonsumsi

Menyerang Anak-anak

Flu Singapura merupakan penyakit yang menyerang anak-anak.

Flu Singapura perlu diwaspadai saat musih peralihan.

Mengutip Kontan.co.id, istilah medis dari flu Singapura adalah hand, foot, and mouth disease (HFMD).

Baca juga: Langsung Muncul Reaksi Rusia Pasang Rudal Nuklir Gara-gara Finlandia Berani Gabung NATO

Mereka yang terjangkit penyakit ini ditandai ruam hingga luka di bagian tubuh seperti tangan, kaki, dan mulut.

Penyakit ini paling umum disebabkan oleh infeksi virus coxsackie tipe A16.

Virus tersebut masuk dalam kelompok enterovirus nonpolio.

Baca juga: Harga Minyak Goreng Termurah di Alfamart dan Indomaret Hari Ini, Sania dan Amanda

Penyakit ini ditemukan pada 1957 yang muncul pertama di Toronto, Kanada.

Penularan flu Singapura bisa melalui air liur, dahak, lendir hidung, cairan blister, atau cairan pada luka lepuh hingga feses atau kotoran.

Baca juga: Langsung Muncul Reaksi Rusia Pasang Rudal Nuklir Gara-gara Finlandia Berani Gabung NATO

Mengutip bobo.grid.id, flu Singapura bisa menular ke orang lain melalui kontak langsung.

Ada beberapa gejala flu Singapura adalah:

1. Demam;

2. Nyeri tenggorokan;

3. Timbul luka di sekitar tenggorokan, lidah, dan bibir;

Baca juga: Benarkah Obat Sakit Kepala Bisa Memicu Anemia Aplastik, Simak Penjelasan BPOM dan Pakar Kesehatan

4. Nyeri pada mulut;

5. Kehilangan nafsu makan;

6. Lemas;

7. Muncul bintik-bintik kemerahan pada tangan dan kaki.

Cara Mencegah Penularan

Anggota Unit Kerja Koordinasi (UKK) Infeksi Penyakit Tropik IDAI & Guru Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin Prof. Dr. dr. Edi Hartoyo, Sp.A(K), membagikan tips cegah penularan flu Singapura pada anak.

Pertama, lihat kondisi fisik anak.

Jika anak punya gejala seperti muncul lesi di telapak kaki, telapak tangan dan mulut, sebaiknya lakukan isolasi.

"Artinya jangan keluar 5-7 hari. Kalau sudah lewat, tidak menular lagi. Jangan sampai 2 minggu (isolasi). Terlalu lama kasihan," ungkapnya pada media briefing virtual, Selasa (2/4/2024). 

Baca juga: 6 Tips Aman Berkendara saat Mudik Lebaran

Kedua, naikkan daya tahan tubuh anak.

Suruh anak istirahat cukup.

Lalu penuhi nutrisi yang baik pada anak. 

Orangtua juga perlu mengingatkan anak untuk minum cukup. 

Baca juga: 4 Tips Cegah Asam Lambung Naik saat Puasa Ramadan

"Dengan daya tahan tubuh naik otomatis akan menghalau virus masuk apa pun jenisnya," imbuhnya. 

Ketiga, hindari kontak dengan orang yang diduga memiliki flu Singapura.

Termasuk pada bapak atau ibu.

"Anak ada gejala tadi suruh di rumah dulu agar tidak menyebar. Tunggu masa penularan 3-5 hari. Maka dia tidak menular lagi," tutupnya.(tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter    

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

 

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved