Berita Medan

DIDUGA JUKIR Main Judi Online Menggunakan Alat E-Parking, Bobby Nasution: Pecat Saja

Seorang Juru parkir di Kota Medan kembali kepergok diduga bermain judi online menggunakan alat e-parking milik Pemko Medan.

Tayang:
Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Abdan Syakuro

"Jadi gini, itu oknum-oknum ya. Ada oknum yang menggunakan mesin E-parking untuk bermain judi online," ucapnya, Senin (10/6/2024).

Untuk itu kata Iswar, oknum yang menggunakan alat e-parking itu harus dipecat.

"Oknumnya ya harus kita pecat, gitu aja kuncinya. Jadi jangan salahkan mesinnya, salahkan oknumnya. dia menyalahgunakan," terangnya.

Iswar menerangkan, pihaknya akan memberikan teguran ke perusahaan, agar jukir nya bisa ditindak tegas dengan cara dipecat.

"Jukir itu pegawai perusahaan. Ya cuma karena kami melihat disalahgunakan mesin kita, ya kita selaku dishub akan menegur perusahaannya. agar yang menggunakan itu dipecat," jelasnnya.

Untuk judi online nya, kata Iswar, bukan kewenangan Dishub Medan.

"Kasusnya gini kasusnya judi online kan? Bukan kewenangan kami judi online. Hanya kebetulan alat yang berkaitan dengan dishub yang digunakan," terangnya.

Iswar mengatakan, untuk masalah perangkat yang digunakan, seharusnya banyak masyarakat yang bermain judi online dari handphone. Tetapi tidak ada yang mau menutup toko HP.

"Masalah perangkat digunakannya pertanyaan saya, apakah misalnya ada orang judi online rata rata kan pake handphone. Kenapa gak toko hp yang ditutup? Atau pabriknya? Kenapa ketika pake mesin E-parking kalian sibuk kejar saya," ucapnya.

Ditegaskan Iswar, sebagai etikanya kita akan lakukan tindakan tegas berupa peneguran ke perusahaan, agar jukir nya dipecat.

"Ya pasti selaku etika karena itu ulah oknum yang menggunakan fasilitas yang tidak semestinya, pasti kami tegur," terangnya.

Disinggung akan ada evaluasi, Iswar tidak merespon banyak.

"Semua parkir akan berlangganan. Semuanya akan menerapkan parkir secara berlangganan. Mau konvensional, E-Parking semua ke depan akan habis," ucapnya.

Diterangkannya, ke depan pihaknya tidak ada lagi yang melakukan sosialisasi penerapan E-Parking.

"Gak perlu. Mau dihabiskan semuanya. Gak ada E-Parking, gak pake mesin. Kita pakai parkir berlangganan," jelasnya.

(cr5/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved