Berita Nasional

Rasa Curiga Susno Duadji, Aep Pelaku Sebenarnya Pembunuh Vina: Mudah-mudahan Gak Lari

Meski kini Pegi Setiawan ditetapkan sebagai tersangka, Susno Duadji justru curiga dengan Aep yang selama kini memberikan kesaksian terkait pada pelaku

Kolase Tribun Medan
Susno Duadji dan Aep soal kasus Vina Cirebon 

TRIBUN-MEDAN.com - Susno Duadji selaku eks Kabareskrim Polri mengungkap kecurigaannya kepada Aep dalam kasus pembunuhan Vina Cirebon.

Meski kini Pegi Setiawan ditetapkan sebagai tersangka, Susno Duadji justru curiga dengan Aep yang selama kini memberikan kesaksian terkait pada pelaku.

"Kalau saya jadi penyidik, saya perdalam Aep, kenapa adanya 11 nama berasa dari BAP Rudiana (ayah Eky). Rudiana tidak ada di TKP," kata Susno dikutip dari TribunJakarta.com dari tayangan akun Youtube Official iNews, Jumat (5/7/2024).

Ia merasa heran dengan nama nama pelaku yang dimiliki Iptu Rudiana karena didapat dari Aep.

Oleh karena itu, ia meminta penyidik kembali memeriksa sejumlah saksi yakni Aep, Dede dan Melmel. "Ini yang harus diperiksa," katanya.

Selain itu, Susno juga meminta penyidik kembali memeriksa Iptu Rudiana selaku ayah almarhum Eky.

Hal itu untuk mengetahui asal 11 nama tersangka yang diungkapkan Rudiana dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

"Karena ada di BAP Rudiana. Aep tahu darimana tahu 11 ini, ngasih tahu Rudiana. Saya tidak menuduh ya," kata Susno Duadji.

"Jangan-jangan ini pelakunya. Jangan-jangan si Aep pelakunya kok dia bisa tahu persis. Saya curiga besar mudah-mudahan ga lari, bisa jadi Aep pelakunya," sambung Susno.

Aep, Vina dan Komjen Pol (Purn) Susno Duadji
Aep, Vina dan Komjen Pol (Purn) Susno Duadji (Istimewa)

Susno pun menilai penyidik harus kembali ke titik nol atau awal mula penyelidikan kasus yang terjadi di Cirebon pada tahun 2016.

"Jadi menyidik si Pegi yang ditangkap ini harus kembali ke titik nol, jangan diambil di tengah," kata Susno.

Ia mencontohkan bahwa penyidik harus membuka CCTV terkait kasus tersebut. Apalagi, ia mendengar anak buah Iptu Rudiana menyebut telah menyita CCTV.

"Kenapa enggak dibuka atau jangan-jangan sudah dibuka, hp juga masih ada," katanya.

Meskipun, kata Susno, sperma dan darah susah untuk diperiksa lagi. Tetapi, ponsel Pegi, Vina, Eky dan para terpidana dapat diperiksa.

"Hp bisa berbicara, CCTV akan berbicara ada sekian CCTV disita kenapa ga dibuka," katanya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved