Jembatan Sei Deli Ambruk
14 Adegan yang Diperagakan, Begini Jalannya Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Rita Jelita Sinaga
Polisi menggelar rekontruksi kasus pembunuhan terhadap wanita bernama Rita Jelita Sinaga yang dilakukan rekan prianya bernama Lie Pin Chien.
"Langkah ke depan, ya kita lihat dulu lah sambil kumpulkan bukti-bukti," katanya.
Terpisah, Menurut Kuasa Hukum keluarga korban, Paul J Tambunan, pihaknya mempercayai runut jalan cerita dalam rekonstruksi yang digelar tersebut.
Meskipun, pelaku sempat membantah jalannya rekonstruksi tersebut.
"Kalau mengenai rekonstruksi, kita percayai sepenuhnya kepada penyidik. Tadi kita lihat dari pelaku ini banyak membantah hasil dari BAP nya, kita tidak tahu penyebabnya," kata Paul kepada Tribun-medan, Selasa (16/7/2024).
Ia pun meminta kepada pihak kepolisian, agar segera mengungkap motif di balik kasus tewasnya Rita Jelita Sinaga.
"Kami masih meminta kepada pihak penyidik atau kepolisian Sunggal untuk mengungkap apakah masih ada motif atau pelaku lain dalam perkara ini," sebutnya.
"Karena dari saksi yang kami hadirkan, kami menduga ada pelaku lain dan ada motif lain dari meninggalnya Rita Jelita,"
"Seperti kemarin adanya dugaan perselingkuhan dari tersangka ini, dan adanya terkait masalah uang menurut kesaksian yang diperiksa penyidik dari Polsek Sunggal," sambung Paul.
Senada dengan kuasa hukumnya, ayah korban, Barita Sinaga mengaku masih adanya kejanggalan dalam kasus kematian anaknya.
Ia menduga kuat bahwa, pelaku lebih dari satu orang dan ada motif yang belum terungkap dalam kasus tersebut.
"Harapan kami untuk kepolisian biar diungkap dengan jelas, begitu juga siapa pelaku yang lain, apakah dia tunggal atau ada orang lain," kata Barita kepada Tribun-medan, Selasa (16/7/2024).
"Kami butuh penjelasan dan dibuktikan. Karena sebelum meninggal anak ku anak ku sempat ngomong, kalau laki-lakinya ini ada selingkuh sama mamak tirinya. Anak ku yang mengatakannya dan itu belum dituntaskan," sambungnya.
Barita juga membantah bahwa, anaknya ini telah menikah dengan pelaku dan keduanya bukanlah merupakan pasangan suami istri.
"Lie Pin Chien bukan menantu saya. Saya hanya tiga kali bertemu dengannya, saya tidak ada hubungan apa-apa sama dia," sebutnya.
"Makanya saya bilang sama anak saya untuk meninggalkan dia. Dia mengaku suami Rita, ku bilang 'kapan kau menikah sama dia', 'apa buktinya'. Aku saja bapaknya Rita Jelita dan nenek nya nggak merestui mereka. Statusnya bukan suami istri," lanjutnya.
Lebih lanjut, dia pun berharap kepada pihak kepolisian agar bisa segera mengungkap kasus tersebut secara terang benderang dan pelaku dihukum sesuai dengan perbuatannya.
"Harapan keluarga, karena saya orang tuanya. Saya harap semaksimal mungkin, hukum seberat-beratnya pelaku, karena sudah direncanakannya dan juga sebelum anakku dibunuh, anak ku dipukuli. Saya sebagai orang tuanya minta seadil-adilnya," pungkasnya.
(cr11/tribun-medan.com)
MIRIS! Jembatan Sei Deli Bekas Rel Kereta Api Jaman Belanda Penghubung 3 Kecamatan di Medan Ambruk! |
![]() |
---|
Warga Berharap Jembatan Penghubung 3 Kecamatan di Kota Medan yang Ambruk Segera Diperbaiki |
![]() |
---|
Jembatan Penghubung 3 Kecamatan yang Ambruk Ternyata Bekas Jalur Kereta Api Jaman Belanda |
![]() |
---|
Kronologi Ambruknya Jembatan yang Jadi Akses Jalan Anak Sekolah, Sempat Viral di Medsos |
![]() |
---|
Jembatan Perlintasan di Gang Perbatasan Jalan Brigjend Katamso Ambruk |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.