Berita Viral

KRONOLOGI Pelajar SMA di Bogor Ditembak di Punggung hingga Tembus Dada, Oknum Polisi Membantah

Pelajar SMA di Bogor ditembak. Pelajar SMA inisa GR ini diduga ditembak oknum Polisi. Korban sedang mendapatkan perawatan di rumah sakit. 

|
HO
Seorang pelajar SMA di Bogor inisial GR terkena tembakan senjata api. Pelajar SMA ini ditembak bagian punggung hingga tembus ke dada sebelah kanan. 

TRIBUN-MEDAN.com - Pelajar SMA di Bogor ditembak. Pelajar SMA inisa GR ini diduga ditembak oknum Polisi. 

Korban sedang mendapatkan perawatan di rumah sakit. 

Pelajar SMA ini ditembak bagian punggung hingga tembus ke dada sebelah kanan. 

Korban sedang mendapatkan perawatan di Rumah Sakit PMI Kota Bogor.

Perwakilan keluarga korban, Siti Cholilah, mengatakan bahwa keponakannya mengalami luka pada bagian tubuh sebelah kanan.

"Lukanya sebelah kanan, dari belakang tembus ke sini (punggung ke area dada)," ujar Siti Cholilah kepada wartawan saat dijumpai di Polsek Bogor Utara.

Siti sendiri mengaku mengetahui kejadian tersebut setelah dikabari oleh kakaknya atau orang tua korban bahwa GR terluka.

Saat itu informasi yang didapatkannya adalah keponakannya terluka akibat sabetan senjata tajam.

"Saya berangkat ke PMI, setelah di PMI saya ketemu dokter pas diliat lukanya itu engga seperti kena tusuk, kayak ada benda kayak semacam peluru yang masuk ke badannya, soalnya luka itu dari belakang tembus dari belakang ke depan," ungkapnya.

Baca juga: Erik ten Hag Masih Ngebet Datangkan De Ligt ke Manchester United, Konfirmasi Terkait Transfernya

Baca juga: Sosok Rana Penjaga Makam Eky Dikecam Iptu Rudiana, Ngaku Tak Kenal, Bantah Larang Orang Ziarah

Baca juga: Klasemen Timnas U19 Indonesia di Puncak Tak Tegoyahkan, Penentuan ke Semifinal Lawan Timor Leste

Hingga berita ditulis, TribunnewsBogor.com telah mencoba mengkonfirmasi kepada pihak kepolisian pada Sabtu (20/7/2024) namun belum memberikan respons.

Begitu pun pihak kepolisian pada Sabtu (20/7/2024) belum memberikan respons.

TribunnewsBogor.com juga telah mencoba mencari informasi tentang keberadaan korban yang dikabarkan dirawat di RS PMI, namun pesan WhatsApp yang dikirimkan kepada Humas PMI Bogor, Yudha Andi tidak dibalas.

Diduga Ditembak Oknum Polisi

Perwakilan keluarga korban, Siti Cholilah mengatakan ada seorang polisi yang berbicara kepadanya dan membantah dugaan korban tertembak senjata api milik aparat.

Polisi tersebut mengaku mengarahkan tembakan ke arah atas.

"Polisi itu mengaku menembak ke atas sebanyak tiga kali," ujarnya.

Namun ia juga mendengar cerita dari rekan korban bahwa ada seorang polisi yang menodongkan pistol ke arah GR.

Teman korban kemudian mendengar suara tembakan dari pistol oknum polisi.

"Pas tembakan kedua dia dengar korban menjerit, tapi tidak tahu itu tembakan atau apa. Lalu korban berlari ke arah salah satu restoran," tuturnya.

Baca juga: KESAKSIAN Pemandi Jenazah Vina, tak Ada Luka Tusuk, Sebut Polisi Bohong: Kakinya Remuk Semua

Baca juga: VIRAL Kisah Kakek Imanuel, Ditandu 32 Km Lewati Lembah Curam dan Jalan Terjal demi Berobat ke RS

Pada saat itu, korban disebut Siti masih dalam keadaan sadar.

"Tapi lama-lama matanya gelap dan banyak darah. Dalam keadaan pingsan dia dilarikan ke PMI," katanya.

Akhirnya Polres Akui Lalai

Polres Bogor akui lalai mengakibatkan seorang pelajar inisial GR terkena tembakan. GR merupakan pelajar SMA di Bogor yang terlibat tawuran. 

GR dan dua temannya terlibat tawuran di kawasan Taman Corat-Coret, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, pada Kamis (18/7/2024) malam.

Polres Bogor yang melakukan patroli mencoba membubarkan tawuran. 

Namun, GR tak menghiraukan imbau Polisi. 

Lantas Polisi mengeluarkan tembakan peringatan. Namun, tak disangka GR terkena tembakan. 

Sementara dua temannya diamankan polisi. 

Tawuran ini diketahui melibatkan dua sekolah menengah atas (SMA) yakni SMA Negeri 9 Bogor dan SMA PGRI 3 Bogor.

Dalam tawuran ini, satu orang pelajar mengalami luka bacokan dan tiga orang berhasil diamankan.

Dua orang sudah terlebih dahulu berada di Polsek Bogor Utara sedangkan satu orang lainnya yakni GR harus dirawat di RS PMI Kota Bogor karena mendapat luka tembakan.

“Jadi itu yang tertembak adalah pelaku tawuran juga,” kata Kapolsek Bogor Utara, Kompol Puji Astono saat dihubungi TribunnewsBogor.com, Minggu (21/7/2024).

Kompol Puji melanjutkan, tembakan itu berasal dari anggota yang sedang berusaha membubarkan tawuran tersebut.

Namun, ketika dibubarkan, pelajar yang terlibat tawuran ini termasuk GR malah tidak membubarkan.

“Tidak bubar sama sekali. Malah terus melakukan tawurannya. Piket patroli saat itu yang membubarkannya,” ungkapnya.

Puji belum mendetailkan peran GR dalam tawuran tersebut.

Dua orang pelajar yang diduga rekan dari GR diamankan terlebih dahulu di Polsek Bogor Utara.

“Lengkapnya besok akan dirilis oleh Polresta Bogor Kota langsung,” tandasnya.

(*/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram, Twitter   dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved