Berita Viral

TERKUAK Peran 3 Teman Asep Saepudin Bantu Bunuh Irma Novitasari, Ikut Eksekusi Tapi tak Dibayar

Terkuak peran 3 teman Asep Saepuddin bantu bunuh Irma Novitasari (24), mantan istri siri Asep. Ternyata, aksi pembunuhan terhadap Irma Novitasari tel

Editor: Liska Rahayu
YouTube
Inilah sosok Asep Saepudin (23) yang membunuh mantan istri sirinya, Irma Novitasari (24). terpicu cemburu mendengar rumor korban berselingkuh. 

Korban Sering Bertengkar dengan Pelaku

Ilyas Tari (30) paman dari Irma mengatakan bahwa Irma sempat dijemput oleh Asep Saepudin.

Keluarga diketahui sempat melarang Irma dengan Asep Saepudin.

"Terakhir itu INS disuruh jangan pulang sama mantan suaminya, katanya mau dijemput. Terus malemmnya ditelepon, tapi nomornya tidak aktif. Lalu diteleponlah mantan suaminya. Katanya INS kabur di jalan," ujar Ilyas saat ditemui pada Jumat (2/8/2024).

Ilyas dan keluarga pun kebingungan mencari keberadaan Irma.

Paman dari Irma Novitasari itu mengaku terakhir berkomunikasi dengan keponakannya itu pada tanggal 13 Januari 2024.

Ia mengatakan bahwa keponakannya itu mengaku pulang kerja dan akan dijemput oleh mantan suaminya.

Sedangkan, mantan suami Irma Novitasari menyebut bahwa keponakan Ilyas itu kabur.

Ia juga menegaskan saat itu tidak percaya dengan ucapan Asep Saepudin.

"Kok bisa kabur. Kata dia, INS bawa kabur uang dan HP-nya. Jelas saya tidak percaya 100 persen, tapi dia tidak ngaku. Dia bilang, 'Ya sudah kalau tidak percaya, lapor saja polisi'," katanya.

Ilyas menuturkan, setelah mendapatkan informasi itu dari mantan suaminya tersebut, dia langsung menanyakan informasi tentang INS kepada semua teman-teman di tempat kerjanya.

"Saya cari tahu-cari tahu dulu, sampai ada informasi kalau dia katanya kerja (lagi training), dan nomornya memang tidak aktif, itu kata temannya. Makannya saya tidak curiga ke dia. Soalnya informasi dari temannya juga gitu, dia kerja ke Bali," ucapnya.

Setelah mendapatkan informasi tersebut, Ilyas kembali menanyakan kepada teman-teman INS lagi setelah tiga bulan.

Bahkan, kata Ilyas, pihak keluarga sempat mendapatkan kabar bahwa korban bekerja di Bali.

Ilyas mengaku khawatir karena nomor Irma tetap tak bisa dihubungi.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Sumsel
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved