TRIBUN WIKI
Profil dan Biodata Rully Rozano, 'Tangan Kanan' Haji Isam yang Juga Panglima Dozer
Rully Rozano adalah politisi Partai Amanat Nasional (PAN) kelahiran Jakarta 28 Maret 1973. Ia mantan aktivis kampus dan eks wartawan
TRIBUN-MEDAN.COM,- Rully Rozano adalah politisi Partai Amanat Nasional (PAN) yang sempat maju dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) Kalimantan Selatan tahun 2024.
Rully Rozano lahir di Jakarta pada 28 Maret 1973.
Ia merupakan mantan aktivis kampus yang juga eks wartawan di Tabloid Detik.
Saat ini, Rully Rozano menjabat sebagai Manager SHE Dept PT Jhonlin Baratama milik Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam.
Tak heran, beberapa orang menyebut Rully Rozano adalah 'tangan kanan' Haji Isam yang dipercaya memimpin perusahaan PT Jhonlin Baratama.
Baca juga: Profil dan Biodata Shanty di China, Youtuber Asal Padang yang Jago Masak
Baru-baru ini, nama Rully Rozano ramai dibahas setelah menyatakan dukungannya terhadap Andi Sudirman Sulaiman dan Fatmawati Rusdi.
Andi Sudirman Sulaiman dan Fatmawati Rusdi adalan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan yang bakal maju pada Pilkada Sulsel 2024.
Dilansir dari Tribun Makassar, Rully Rozano yang menjabat sebagai Panglima Dozer ini mengatakan dirinya butuh uang Rp 50 miliar untuk memenangkan Sudirman dan Fatmawati.
"Kecil sekali (kalau) Rp50 M," kata Rully Rozano, usai konsolidasi relawan bersama Andi Sudirman-Fatmawati di Hotel Swiss Bell Panakkukang Makassar, Kamis (8/8/2024) kemarin.
Baginya, anggaran tersebut masih terbilang sangat kurang.
Apalagi Tim Dozer bakal membiayai berbagai kebutuhan, termasuk kerja-kerja relawan, serta logistik dan koordinator lapangan.
Baca juga: Profil dan Biodata Ria SW, Food Vlogger yang Sering Trending di Twitter
"Biayanya itu secukupnya untuk biayai relawan, yang penting membiayai orang (relawan) karena bekerja," jelas Rully Rozano.
Ia pun menjelaskan bahwa timnya telah menyiapkan struktur organisasi yang sangat terperinci selama gelaran pilgub berlangsung.
Mulai dari koordinator kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan, RT/RW, hingga saksi tiap Tempat Pemungutan Suara (TPS).
"Yang jumlahnya mencapai 99 ribu pada Pilpres 2024 lalu. Jumlah ini masih bisa berubah tergantung kebutuhan pada pilgub kali ini," ungkap Rozano.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.