Teatrikal Depan Pemko Medan

KERAS! Aksi Teatrikal di Pemko Medan, Bawa Poster Bobby dan Gubernur Malut, Singgung Blok Medan❓

Organisasi Front Marhaenis Indonesia menggelar aksi teatrikal di depan Kantor Wali Kota Medan, Senin (26/8/2024). 

Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: M.Andimaz Kahfi

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN - Organisasi Front Marhaenis Indonesia menggelar aksi teatrikal di depan Kantor Wali Kota Medan, Senin (26/8/2024). 

Amatan Tribun Medan, dalam aksi ini sebanyak empat orang  terguling di tengah jalan tanpa mengenakan baju. 

Badan mereka pun dipenuhi coretan berwarna merah. Mereka menutupi mukanya dengan  berbagai poster yang berisikan foto. 

Poster yang berisikan foto itu di antaranya, foto Wali Kota Medan Bobby Nasution yang bersalaman dengan mantan Gubernur Maluku Utara yang terjerat kasus Korupsi, kemudian foto Joko Widodo.   

Kemudian foto Ketua Mahkamah  Konstitusi Anwar Usman yang melakukan putusan MK tentang perubahan umur pada saat pencalonan Presiden dan Wakil Presiden beberapa waktu lalu.

Kemudian ada juga foto Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. 

Aksi ini membuat arus lalu lintas di Jalan Kapten Maulana Lubis jadi padat merayap.  

Sebab, tidak ada penutupan jalan yang dilakukan. Massa menggelar teatrikal sambil berjalan

"Tolong, tolong," teriak para massa sambil berjalan. 

Kemudian, dilanjutkan dengan  kegiatan pembacaan puisi yang menyinggung soal politik. 
 
Selain itu, ada poster-poster yang meminta Wali Kota Medan Bobby Nasution ditangkap.

"Tangkap Bobby Nasution, tolak dinasti politik, Selamatkan Sumut," Tertulis di antara tulisan poster yang di bawa para massa.

Ketua Presidium Front Marhaenis Indonesia Badia Sitorus mengatakan, aksi unjuk rasa ini digelar sebagai bentuk penolakan pihaknya terhadap dinasti politik yang sedang terjadi. 

Badia juga menjelaskan, makna dari teatrikal yang dilakukan itu adalah kemunafikan pemerintahan saat ini.

"Sederhana tapi pasti. Rakyat Medan disuguhi dengan  kemunafikan karena  tertipu lensa. Maka dari itu, kita buat kenyataannya," ucapnya.

Dikatakannya, saat ini masyarakat untuk bisa memenuhi kebutuhannya harus melewati masa-masa sulit

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved